Mangkuk Buddha Jeruk

Inti dari Mangkuk Buddha adalah tampilan visual dan rasa dari kelimpahan dan keseimbangan. Dalam versi ini, sumber vitamin musim dingin mendominasi: keasaman buah jeruk 'memotong' lemak alpukat, sementara beras merah dan kacang arab memberikan energi yang diserap perlahan. Semangkuk yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memanjakan mata dengan warna pelangi.
🕒 Persiapan 20 menit
🍳 Memasak 35 menit
Total Waktu 55 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 480 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Panci untuk memasak nasi
  • Mangkuk saji yang agak datar
  • Pengupas sayuran atau parutan
  • Pemeras jeruk

Informasi Alergen

⚠️ Wijen

Cara Membuat

1

Cuci beras merah sampai bersih, lalu masak dalam air asin dua kali lipat jumlahnya selama sekitar 30-35 menit hingga lunak. Biarkan istirahat tertutup.

Tips: Selama istirahat, uap meresap ke butiran nasi secara merata, sehingga lebih pulen dan tidak lengket.
2

Saat nasi dimasak, siapkan sayuran: kupas wortel dan parut dengan parutan lubang besar, atau potong tipis seperti korek api (julienne).

Tips: Permukaan wortel yang dipotong tipis lebih besar, sehingga lebih menyerap saus dan memberikan pengalaman yang lebih renyah.
3

Fillet salah satu jeruk (potong irisan tanpa selaput), peras jus yang lain untuk saus.

Tips: Menghapus selaput membuat hidangan lebih elegan dan Anda menyingkirkan rasa pahit.
4

Buat saus: aduk rata jus jeruk peras, minyak zaitun, jus lemon, madu, garam, dan merica.

Tips: Campuran minyak dan jus jeruk asam menjadi lembut dengan pengadukan intensif. (Emulsi).
5

Belah alpukat, buang bijinya, sendok dagingnya dan iris. Segera perciki dengan sedikit saus lemon.

Tips: Asam dalam jus lemon mencegah daging alpukat menjadi coklat saat bersentuhan dengan udara. (Penghambatan oksidasi).
6

Susun mangkuk: tumpuk nasi di bagian bawah, lalu atur bayam, kacang arab yang sudah dibilas, wortel, fillet jeruk, dan alpukat dalam kelompok di atasnya.

Tips: Penyajian estetis meningkatkan nafsu makan dan pengalaman.
7

Sebelum disajikan, siram dengan banyak saus dan taburi dengan biji wijen panggang.

Tips: Memanggang biji wijen melepaskan minyak atsiri, sehingga Anda mendapatkan rasa kacang yang jauh lebih intens.

FAQ Resep

Mengapa menggunakan beras merah?
Beras merah juga mengandung kulit biji, sehingga lebih kaya serat dan rasanya lebih pedas, yang lebih cocok dengan sayuran tanah.
Apa yang harus dilakukan jika alpukat keras?
Masukkan ke dalam kantong kertas di sebelah apel selama 1-2 hari pada suhu kamar, ini mempercepat pematangan.

Bahan

  • 150 g Beras Merah (diukur kering)
  • 100 g Bayam Bayi Segar
  • 2 buah Jeruk
  • 240 g Kacang Arab Matang (kaleng juga oke)
  • 2 buah Wortel Sedang
  • 1 buah Alpukat Matang
  • 3 sdm Minyak Zaitun Extra Virgin
  • 1 sdm Jus Lemon
  • 1 sdt Madu atau sirup maple
  • 2 sdm Biji Wijen Panggang
  • 1 sdt Garam
  • 0.5 sdt Merica