Bao dengan Daging Domba Bakar

'Baozi' atau singkatnya Bao adalah roti kukus yang lembut seperti awan, yang menjadi raja sarapan dan jajanan kaki lima di Cina. Berbeda dengan roti barat, ini tidak dipanggang, melainkan dikukus, yang membuat adonan tanpa kulit, tetap putih salju dan sedikit manis. Isian daging domba memberikan kontras yang kaya dan 'juicy' pada adonan yang ringan. Meskipun memakan waktu, hasil akhirnya sepadan dengan semua usaha: satu gigitan Asia di dapur Anda sendiri.
🕒 Persiapan 30 menit
🍳 Memasak 40 menit
Total Waktu 1 jam 10 menit
🍽️ Porsi 8 porsi
🔥 Kalori 420 kkal
🌍 Masakan Cina

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Mangkuk besar untuk menguleni
  • Pengukus bambu atau sisipan pengukus logam
  • Panci (untuk di bawah pengukus)
  • Wajan
  • Rolling pin
  • Kertas roti (dipotong kotak kecil untuk alas bao)

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu

Cara Membuat

1

Siapkan biang: campurkan gula dan ragi dalam air hangat. Biarkan selama 10 menit hingga bagian atasnya berbusa.

Tips: Jika tidak berbusa, ragi sudah tidak aktif, mulailah lagi dengan ragi segar!
2

Campurkan tepung dan garam dalam mangkuk besar. Tuangkan ragi yang sudah aktif dan susu. Mulailah menguleni.

Tips: Adonan mungkin awalnya lengket, tapi jangan tambahkan terlalu banyak tepung, karena bao akan keras.
3

Tambahkan 2 sdm minyak nabati, dan uleni adonan sekitar 10 menit hingga benar-benar halus, elastis, dan mengkilap.

Tips: Pengulenan mengembangkan struktur gluten yang menahan gelembung gas.
4

Masukkan adonan ke dalam mangkuk yang diminyaki, tutup, dan biarkan mengembang hingga dua kali lipat (sekitar 1 jam) di tempat hangat.

Tips: Cari tempat bebas angin, mis. di dalam oven yang dimatikan.
5

Sementara itu siapkan isian: Potong daging domba menjadi dadu sangat kecil (atau giling kasar). Panaskan minyak zaitun di wajan, dan tumis daging.

Tips: Buang bagian lemak domba jika Anda tidak suka rasa intensnya.
6

Tambahkan bawang putih halus dan rosemary cincang halus. Beri garam, lada, dan tumis hingga lunak (sekitar 10-15 menit). Biarkan benar-benar dingin!

Tips: Jangan pernah memasukkan isian panas ke dalam adonan ragi, karena akan mematikan ragi dan membasahi adonan.
7

Kempiskan adonan yang sudah mengembang, bagi menjadi 8 bagian, bentuk bola. Pipihkan menjadi lingkaran sekitar 10 cm dengan pinggiran lebih tipis dari tengahnya.

Tips: Dengan begitu saat ditutup adonan tidak akan terlalu tebal di bagian atas.
8

Taruh sesendok isian di tengahnya, dan cubit pinggiran adonan menjadi bentuk bungkusan. Letakkan di atas selembar kertas roti kecil.

Tips: Kertas roti mencegah lengket pada pengukus.
9

Masukkan bao ke dalam pengukus (beri jarak karena akan mengembang!), dan biarkan istirahat lagi selama 20-30 menit tertutup.

Tips: Pengembangan kedua ini adalah rahasia tekstur seringan bulu.
10

Didihkan air dalam panci, taruh pengukus di atasnya, dan kukus bola-bola selama 15-20 menit dengan api sedang. JANGAN buka tutupnya!

Tips: Penurunan suhu mendadak akan membuat adonan kempis. Tunggu 5 menit setelah dikukus sebelum membuka tutupnya.

FAQ Resep

Tidak punya pengukus bambu, apa yang harus saya lakukan?
Gunakan saringan logam di atas panci, ditutup dengan tutup. Tapi letakkan kain dapur di bawah tutup agar air kondensasi tidak menetes ke adonan!
Bisakah dibekukan?
Ya, setelah dikukus biarkan dingin, bekukan. Sebelum dikonsumsi, kukus ulang selama 10 menit dalam keadaan beku.

Bahan

  • 500 g Tepung terigu protein rendah (mis. tepung kue)
  • 10 g Ragi instan
  • 30 g Gula pasir
  • 250 ml Air hangat
  • 1 sdt Garam
  • 2 sdm Minyak nabati (mis. bunga matahari)
  • 100 ml Susu
  • 400 g Paha atau bahu domba (fillet)
  • 2 siung Bawang putih
  • 1 batang Rosemary segar
  • 2 sdm Minyak zaitun (untuk menumis)