- Mengapa birnya asam?
- Infeksi. Salah satu alat tidak disterilkan dengan benar, dan ragi liar atau bakteri masuk ke dalam wort.
- Tidak ada gelembung di bir.
- Gula botol sedikit, atau tutup tidak rapat, atau mungkin Anda tidak membiarkannya cukup lama di tempat hangat.
Bir rumahan
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci besar (min. 30L)
- Termometer (sangat penting!)
- Ember fermentasi dengan airlock
- Bahan sterilisasi
Informasi Alergen
Cara Membuat
Mashing: Panaskan 12-15 liter air hingga 70°C. Campurkan malt. Suhu akan turun menjadi sekitar 65-67°C. Pertahankan suhu ini selama 60 menit.
Penyaringan/Sparging: Saring biji-bijian, dan bilas dengan air bersuhu sekitar 75°C untuk mencuci sisa gula. Sekarang Anda memiliki sekitar 20-23 liter 'wort'.
Hopping: Didihkan wort. Saat mendidih, tambahkan separuh hop (untuk kepahitan). Tambahkan sisanya di 5-10 menit terakhir (untuk aroma). Didihkan total selama 60 menit.
Pendinginan: Dinginkan wort secepat mungkin hingga 20-25°C (dalam bak berisi es atau dengan spiral pendingin).
Fermentasi: Tuang ke ember, campurkan ragi (terhidrasi). Tutup, pasang airlock. Biarkan di tempat gelap bersuhu ruang selama 7-14 hari.
Pembotolan: Larutkan sekitar 6-8g gula per liter dalam sedikit air, campurkan perlahan ke dalam bir. Isi botol, tutup.
Istirahat: Biarkan botol selama 2 minggu pada suhu ruang, lalu dinginkan sebelum dikonsumsi.
FAQ Resep
Bahan
- 4 kg Malt (jelai pecah, mis. Pale Ale)
- 50 g Hop (mis. Saaz atau Cascade)
- 1 kg Gula (opsional, lebih untuk pembotolan sekitar 150g)
- 1 bungkus Ragi bir
- 20 l Air (bebas klorin)