Dosa klasik

Dosa adalah hadiah India Selatan untuk dunia: panekuk setipis kertas, renyah, berwarna cokelat keemasan yang terbuat dari adonan beras dan lentil yang difermentasi. Rasa khasnya yang sedikit asam berkat fermentasi, yang tidak hanya membuatnya lebih enak, tetapi juga lebih mudah dicerna. Pemandangan adonan yang diratakan dengan gerakan memutar di atas wajan besi panas adalah seni tersendiri. Untuk sarapan atau makan malam, disajikan dengan chutney dan sambar, ini adalah pesta rasa sejati.
🕒 Persiapan 14 jam
🍳 Memasak 20 menit
Total Waktu 14 jam 20 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 320 kkal
🌍 Masakan India

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Blender atau food processor (untuk membuat adonan)
  • Mangkuk besar (untuk merendam dan fermentasi)
  • Wajan datar atau wajan crepes (untuk menggoreng)
  • Sendok sayur (untuk menuang)

Cara Membuat

1

Cuci beras dan lentil (urad dal) secara terpisah dalam air yang diganti beberapa kali. Tambahkan biji klabet ke dalam lentil.

Tips: Klabet membantu fermentasi dan memberikan warna cokelat yang indah saat dipanggang.
2

Rendam secara terpisah dalam mangkuk dengan banyak air selama minimal 4-6 jam.

Tips: Butiran harus mengembang sepenuhnya agar bisa diblender hingga halus.
3

Tiriskan, lalu blender secara terpisah dengan sedikit air hingga Anda mendapatkan pasta yang sangat halus. Beras bisa sedikit lebih kasar, lentil harus berbusa dan lembut.

Tips: Kita memblendernya secara terpisah karena teksturnya berbeda, tetapi pada akhirnya kita mencampurnya.
4

Campurkan kedua adonan dalam mangkuk besar, tambahkan garam, dan aduk rata (sebaiknya dengan tangan bersih).

Tips: Kehangatan tangan dan flora alami di atasnya memicu fermentasi.
5

Tutup mangkuk, dan biarkan di tempat hangat untuk fermentasi selama 8-12 jam (atau semalaman), sampai adonan berbusa dan berbau asam.

Tips: Bakteri dalam adonan menghasilkan gas, inilah yang membuat hasilnya berlubang dan ringan.
6

Sebelum menggoreng, tambahkan sedikit air jika perlu agar kekentalannya seperti adonan panekuk.

Tips: Jika terlalu kental, Anda tidak bisa mengolesnya tipis-tipis. Jika terlalu encer, tidak akan renyah.
7

Panaskan wajan, olesi tipis dengan minyak, lalu lap kembali dengan tisu dapur (hingga hampir kering).

Tips: Terlalu banyak minyak membuat adonan meluncur dan Anda tidak bisa meratakannya.
8

Tuangkan satu sendok sayur adonan di tengahnya, dan dengan bagian bawah sendok sayur, ratakan tipis-tipis dengan gerakan memutar dari dalam ke luar.

Tips: Latihan membuat sempurna! Cepatlah, karena adonan cepat mengeras.
9

Percikkan beberapa tetes minyak di pinggirannya. Panggang sampai bagian bawahnya cokelat keemasan dan pinggirannya melengkung ke atas.

Tips: Sudah matang jika terlepas sendiri dari wajan.
10

Sementara itu, tumis biji sesawi, daun kari, dan bawang putih geprek dengan sedikit minyak secara terpisah, campurkan ke parutan kelapa, dan sajikan di samping dosa atau isikan ke dalamnya.

Tips: Biji sesawi yang meletup dan aroma daun kari menghadirkan pengalaman India yang sesungguhnya.

FAQ Resep

Mengapa adonan lengket?
Wajan tidak cukup panas, atau tidak memiliki 'lapisan' (seasoning) yang tepat. Untuk wajan besi cor, oleskan sedikit minyak, panaskan, lap, dan baru mulai menggoreng.
Tidak renyah. Mengapa?
Anda mengoleskan adonan terlalu tebal, atau memanggangnya dengan suhu terlalu rendah. Dosa harus dipanggang tipis dengan api sedang-tinggi.

Bahan

  • 200 g Beras (sebaiknya parboiled atau beras idli)
  • 100 g Urad dal (lentil hitam kupas)
  • 1 sdt Biji klabet (fenugreek)
  • 1 sdt Garam
  • 3 sdm Minyak (untuk menggoreng)
  • air secukupnya Air (untuk merendam dan memblender)
  • 50 g Parutan kelapa (untuk penyajian/isian)
  • 1 sdt Biji sesawi (mustard)
  • 6 lembar Daun kari
  • 1 siung Bawang putih