Buddha Bowl Terong Panggang

Inti dari Buddha Bowl adalah kelimpahan dan keseimbangan: biji-bijian, sayuran, protein, dan lemak sehat dalam satu mangkuk. Di sini, terong tidak seperti spons, melainkan dipanggang hingga lembut, kacang arab renyah, dan alpukat membelai seperti mentega. Sebuah mangkuk di mana setiap suapan berbeda, namun harmonis.
🕒 Persiapan 25 menit
🍳 Memasak 20 menit
Total Waktu 45 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 420 kkal
🌍 Masakan Mediterania

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Wajan grill
  • Panci (untuk quinoa)
  • Saringan
  • Tisu dapur
  • Mangkuk saji besar

Informasi Alergen

⚠️ Biji wijen

Cara Membuat

1

Masukkan quinoa ke saringan, dan cuci bersih di bawah air panas mengalir selama 1-2 menit. Rebus dalam air asin dua kali lipat jumlahnya (sekitar 15 menit), lalu biarkan istirahat tertutup.

Tips: Mencuci dengan air panas melarutkan saponin penyebab rasa pahit dari butiran.
2

Iris terong memanjang setebal 1 cm. Garami kedua sisi dengan murah hati, dan biarkan 15 menit hingga mulai 'berkeringat'.

Tips: Garam menarik air dan zat pahit keluar dari sel (osmosis), sehingga saat dipanggang terong tidak terlalu banyak menyerap minyak (perbaikan tekstur).
3

Keringkan terong dengan tisu dapur. Olesi dengan minyak zaitun, taburi bawang putih bubuk dan lada. Panggang di wajan grill panas 3-4 menit per sisi hingga lunak dan bergaris.

Tips: Permukaan kering sangat penting untuk pemanggangan. Jika basah, hanya akan terkukus.
4

Sementara itu, di wajan dengan sedikit minyak, tumis kacang arab yang sudah ditiriskan dan dikeringkan hingga kulitnya pecah-pecah dan renyah.

Tips: Kelembapan adalah musuh di sini juga: semakin kering kacang, semakin renyah hasilnya.
5

Aduk bayam dengan setetes minyak zaitun dan jus lemon (tidak perlu dimasak, asam akan sedikit melunakkannya).

Tips: Asam sitrat 'mencerna' daun, membuatnya lebih lunak tapi tetap segar.
6

Susun mangkuk: quinoa di bawah, di atasnya melingkar terong, bayam, kacang renyah, dan irisan alpukat. Taburi dengan biji wijen dan peterseli.

Tips: Suhu dan tekstur yang berbeda (quinoa hangat, alpukat dingin, kacang renyah) membuatnya menarik.

FAQ Resep

Mengapa terongnya pahit?
Varietas lama mungkin mengandung zat pahit. Menggaraminya dan mendiamkannya membantu mengeluarkan ini bersama kelembapan.
Mengapa quinoa jadi pahit?
Butirannya dilapisi lapisan saponin (penolak serangga alami), yang harus dicuci bersih dengan air panas sebelum dimasak.

Bahan

  • 2 buah Terong sedang
  • 150 g Quinoa (ditimbang kering)
  • 100 g Daun bayam segar
  • 150 g Kacang arab rebus (kaleng juga bagus)
  • 1 buah Alpukat matang
  • 2 sdm Jus lemon segar
  • 4 sdm Minyak zaitun
  • 1 sdt Bawang putih bubuk
  • 1.5 sdt Garam
  • 0.5 sdt Lada hitam bubuk
  • 2 sdm Biji wijen
  • 1 ikat Peterseli segar