Cider red currant

Meskipun cider klasik terbuat dari apel yang difermentasi, versi ini menghadirkan suasana pasar musim dingin yang panas dan berempah dalam bentuk buah non-alkohol. Keasaman red currant yang kencang dan kemanisan alami apel adalah pernikahan yang disempurnakan oleh rempah-rempah Natal. Selama pemanasan lambat, minyak atsiri rempah-rempah terlepas tetapi tidak menguap, sehingga setiap tegukan adalah pelukan yang menghangatkan.
🕒 Persiapan 10 menit
🍳 Memasak 25 menit
Total Waktu 35 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 210 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Panci besar beralas tebal (untuk distribusi panas yang merata)
  • Sendok kayu
  • Saringan halus atau kain kasa
  • Sendok sayur
  • Cangkir tahan panas untuk penyajian

Cara Membuat

1

Tuang jus apel dan jus red currant ke dalam panci besar. Nyalakan kompor dengan api sedang, dan mulai panaskan.

Tips: Jangan pernah merebus jus buah dengan api besar, karena panas mendadak bisa 'membakar' kandungan gula, dan aroma akan menguap (penguapan ester yang mudah menguap).
2

Saat jus sudah berasap, tambahkan gula merah dan sejumput garam. Aduk hingga kristal gula benar-benar hilang dan tidak berbunyi di bawah sendok.

Tips: Sejumput garam tidak membuat minuman menjadi asin, tetapi 'membuka' indra perasa, sehingga Anda akan merasakan hasil yang lebih manis dan berbuah (peningkat rasa).
3

Masukkan batang kayu manis, cengkeh, dan parutan pala ke dalam jus. Kecilkan api ke tingkat terendah agar jus hanya mendidih perlahan (simmer).

Tips: Ada baiknya memasukkan rempah-rempah ke dalam saringan teh. Dengan begitu Anda tidak perlu memburunya di akhir, dan penyaringan juga lebih mudah.
4

Campurkan ekstrak vanila dan air lemon. Cicipi: sekarang Anda harus mengatur keseimbangan manis-asam. Jika terlalu asam, tambahkan gula, jika terlalu manis, sedikit lemon.

Tips: Asam (air lemon) membuat rasa lebih 'terang' dan menyeimbangkan kekentalan gula, sehingga minuman tidak menjadi enek.
5

Tambahkan red currant segar yang sudah dicuci. Masak dengan api sangat kecil selama 20-25 menit, hingga butiran red currant pecah dan kehilangan warnanya.

Tips: Selama pemasakan lambat, dinding sel melemah karena panas, dan buah mengeluarkan semua jus dan zat warnanya (difusi).
6

Angkat dari api. Saring minuman dengan saringan halus, sambil menekan-nekan buah yang tersisa dengan punggung sendok untuk mengekstrak semua rasa.

Tips: Jangan menyaring daging buah sepenuhnya, cukup tekan jusnya, jika tidak hasil akhirnya akan keruh.
7

Sajikan segera dalam cangkir panas. Hiasi dengan tangkai red currant segar atau batang kayu manis.

Tips: Aroma minuman panas melalui hidung juga berkontribusi pada pengalaman rasa (penciuman retronasal), jadi hiasan bukan hanya estetika!

FAQ Resep

Mengapa minumannya keruh?
Disebabkan oleh jus apel yang tidak disaring dan serat red currant. Ini alami, tetapi jika Anda ingin minuman sebening kristal, lapisi saringan dengan kain kasa atau filter kopi.
Bisakah saya menggunakan rempah bubuk sebagai ganti yang utuh?
Sebaiknya jangan. Butiran rempah bubuk akan tertinggal di dalam minuman, yang memberikan sensasi kasar di tenggorokan. Jika terpaksa, Anda harus menyaringnya dengan saringan yang sangat halus.
Bisakah saya membuatnya sebelumnya?
Ya, tahan 2-3 hari di kulkas. Saat memanaskan kembali, panaskan hanya sampai mendidih perlahan, jangan didihkan kembali dengan kuat.

Bahan

  • 1.5 l Jus apel (100%, sebaiknya tidak disaring)
  • 0.5 l Jus red currant (100%, kualitas baik)
  • 80 g Gula merah (atau madu sesuai selera)
  • 2 batang Kayu manis utuh
  • 4 buah Cengkeh utuh
  • 1 jumput Pala parut
  • 5 ml Ekstrak vanila
  • 5 g Red currant segar (dicuci, dilepas dari tangkai)
  • 20 ml Air lemon peras segar
  • 1 jumput Garam (untuk menonjolkan rasa)