- Mengapa adonannya tidak berwarna hijau?
- Mungkin Anda memasukkan terlalu sedikit bubuk matcha, atau kualitasnya rendah (warna matcha tahan panas lebih stabil).
- Krimnya menjadi pahit.
- Anda menggunakan terlalu banyak bubuk matcha, atau memasukkannya ke dalam krim yang terlalu panas (tehnya gosong).
Croissant Matcha
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Penggiling adonan
- Kuas
- Pengocok (untuk krim)
- Ayakan
Informasi Alergen
Cara Membuat
Aktifkan ragi dalam susu hangat bergula.
Campur tepung dengan garam dan 10g bubuk matcha (agar warnanya hijau cantik). Tambahkan susu ragi dan satu telur. Uleni menjadi adonan halus.
Kembangkan adonan selama 1 jam, lalu dinginkan. Bungkus mentega dingin ke dalam adonan, dan lakukan pelipatan (laminasi) 3 kali, dengan pendinginan di antaranya.
Buat krim: kocok krim dingin menjadi busa kaku dengan gula halus dan sisa 5g bubuk matcha.
Giling adonan, potong menjadi segitiga. Olesi tipis dengan krim matcha (jangan terlalu tebal agar bisa digulung), dan bentuk croissant.
Kembangkan lagi di loyang selama 30 menit, olesi dengan telur, dan panggang pada suhu 180°C selama 18-20 menit.
Sebelum disajikan, taburi dengan campuran gula halus dan bubuk matcha.
FAQ Resep
Bahan
- 500 g Tepung terigu (BL55)
- 250 ml Susu (hangat)
- 25 g Ragi segar
- 5 g Gula pasir
- 5 g Garam
- 250 g Mentega (dingin, untuk laminasi)
- 1 buah Telur (untuk adonan)
- 1 buah Telur (untuk olesan)
- 15 g Bubuk matcha (10g di adonan + 5g di krim)
- 50 ml Krim kental (heavy cream)
- 20 g Gula halus