Kasha dengan peterseli

Rempah segar mampu 'mencerahkan' hidangan terberat sekalipun. Peterseli bukan hanya hiasan; daunnya yang kaya klorofil dan minyak atsiri menciptakan kontras segar dengan rasa buckwheat yang gelap dan bersahaja. Versi ini adalah lauk yang sempurna untuk ikan atau unggas.
🕒 Persiapan 5 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 25 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 310 kkal
🌍 Masakan Eropa Timur

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Panci
  • Pisau tajam untuk mencincang

Cara Membuat

1

Siapkan buckwheat dengan cara biasa: cuci, sangrai dengan sedikit lemak, lalu kukus dalam air asin di bawah tutup.

Tips: Teknik dasar selalu sama: 2 bagian air, 1 bagian biji, uap.
2

Saat bubur dimasak, cuci peterseli, keringkan, dan cincang halus.

Tips: Peterseli basah akan menjadi lembek saat dipotong. Selalu cincang saat kering!
3

Jika buckwheat sudah jadi dan diistirahatkan, campurkan sisa mentega/minyak dan peterseli segar.

Tips: Selalu tambahkan rempah hijau di akhir untuk menjaga warna dan kandungan vitaminnya (sensitivitas panas).

FAQ Resep

Bolehkah menggunakan peterseli kering?
Sebaiknya tidak. Rasa peterseli kering bisa seperti jerami. Jika tidak ada yang segar, lebih baik hilangkan, atau gunakan daun bawang.

Bahan

  • 200 g Buckwheat
  • 400 ml Air
  • 1 sdt Garam
  • 1 ikat besar Peterseli segar
  • 2 sdm Mentega atau minyak