- Mengapa cumi-cuminya jadi keras?
- Anda memasaknya terlalu lama saat blansing. 1-2 menit sudah lebih dari cukup, sampai berubah warna menjadi putih.
- Apakah kulitnya harus dikupas?
- Ya, selaput ungu sebaiknya dikupas saat dibersihkan, karena hasilnya akan lebih estetis.
Cumi-cumi Acar
Memasak cumi-cumi adalah soal detik: jika terlalu lama, akan menjadi alot seperti karet. Selama pengasinan, asam membantu melunakkan serat, sehingga hasilnya lembut dan kenyal. Lemon dan bawang putih adalah pendamping klasik yang menonjolkan manisnya hidangan laut.
Bahan-bahan
500
g
Cumi-cumi segar (dibersihkan)
300
ml
Cuka anggur putih
200
ml
Air
25
g
Garam
20
g
Gula
3
siung
Bawang putih
5
g
Lada hitam utuh
2
lembar
Daun salam
5
g
Serpihan cabai
3
iris
Lemon
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci untuk blansing
- Air es
- Toples steril
Informasi Alergen
Ikan
Cara Membuat
1
✓
Bersihkan cumi-cumi (buang tulang rawan dalam, isi perut, kulit), dan potong menjadi cincin. Biarkan tentakel utuh atau belah dua.
Tips: Tentakel adalah bagian yang paling enak, jangan dibuang!
2
✓
Masak cumi-cumi dalam air asin mendidih selama 1-2 menit, sampai berwarna putih susu. Segera tiriskan dan masukkan ke dalam air es.
Tips: Kejutan panas menghentikan kontraksi serat, sehingga daging tetap lunak.
3
✓
Didihkan cuka, air, garam, dan gula.
Tips: Cicipi: airnya harus kuat, karena cumi-cumi rasanya netral.
4
✓
Susun cumi-cumi, lemon, bawang putih, dan rempah-rempah dalam toples. Tuangkan air rendaman panas.
Tips: Minyak atsiri kulit lemon sangat cocok dengan rasa laut.
5
✓
Dinginkan dan diamkan di kulkas selama 24 jam.
Tips: Keesokan harinya cuka akan membuat cumi-cumi lebih lunak.
FAQ Resep
Bahan
- 500 g Cumi-cumi segar (dibersihkan)
- 300 ml Cuka anggur putih
- 200 ml Air
- 25 g Garam
- 20 g Gula
- 3 siung Bawang putih
- 5 g Lada hitam utuh
- 2 lembar Daun salam
- 5 g Serpihan cabai
- 3 iris Lemon