- Mengapa terlalu kental?
- Mie melepaskan banyak pati. Jika terlalu seperti bubur, encerkan dengan air atau kaldu.
Hoto udon (sup labu udon lebar)
Hoto adalah hidangan pedesaan dari wilayah kaki Gunung Fuji. Keistimewaannya adalah mie tidak direbus terpisah dalam air, tetapi dimasak langsung dalam sup. Dengan demikian, tepung yang larut dari mie mengentalkan kuah, menciptakan ragout sup yang kental dan menghangatkan. Manisnya labu meleleh ke dalam dasar dashi-miso (atau kedelai) yang asin, yang merupakan 'penghangat jiwa' musim dingin yang sempurna.
Bahan-bahan
200
g
Mie Hoto (atau mie sangat lebar)
200
g
Labu (Hokkaido atau Kanada)
500
ml
Kaldu Dashi (atau kaldu sayuran)
2
sdm
Kecap asin
1
sdm
Mirin
1
sdt
Gula
1
batang
Daun bawang
1
sdt
Biji wijen
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci besar
- Talenan
Informasi Alergen
Gluten
Kedelai
Cara Membuat
1
✓
Kupas labu, dan potong dadu 2-3 cm. Didihkan dashi, masukkan labu.
Tips: Labu memberikan rasa dasar manis pada sup.
2
✓
Saat labu setengah lunak (sekitar 5-8 menit), tambahkan kecap asin, mirin, gula.
Tips: Setelah pembumbuan barulah masukkan mie.
3
✓
Masukkan mie (jangan cuci tepungnya sebelumnya!). Masak dalam sup sampai mie lunak dan kuah mengental (sekitar 10 menit).
Tips: Pati mie mengentalkan kuah (gelatinisasi).
4
✓
Sajikan panas, dengan daun bawang dan biji wijen.
Tips: Sup kental menahan panas dalam waktu lama.
FAQ Resep
Bahan
- 200 g Mie Hoto (atau mie sangat lebar)
- 200 g Labu (Hokkaido atau Kanada)
- 500 ml Kaldu Dashi (atau kaldu sayuran)
- 2 sdm Kecap asin
- 1 sdm Mirin
- 1 sdt Gula
- 1 batang Daun bawang
- 1 sdt Biji wijen