Muffin karamel

Rahasia muffin yang sempurna terletak pada struktur adonannya: pertemuan cepat bahan basah dan kering menciptakan remah lembut yang khas yang kita semua cari. Karamel tidak hanya memaniskan, tetapi juga memperkaya kue dengan aroma panggang yang dalam, yang meresap ke dalam adonan saat panas oven. Resep ini dibangun di atas keseimbangan rasa asin dan manis yang lembut.
🕒 Persiapan 15 menit
🍳 Memasak 20 menit
Total Waktu 45 menit
🍽️ Porsi 12 porsi
🔥 Kalori 285 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang muffin (isi 12)
  • Kertas cup muffin
  • 2 mangkuk adonan (satu untuk kering, satu untuk basah)
  • Pengocok tangan atau garpu
  • Spatula
  • Rak untuk mendinginkan

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Panaskan oven hingga 180°C. Alasi loyang muffin dengan kertas cup, dan olesi tipis dengan minyak agar adonan mudah lepas dari kertas setelah dipanggang.

Tips: Lemak membentuk lapisan penghalang antara adonan dan kertas.
2

Ayak tepung ke dalam mangkuk besar, lalu campurkan gula palem, baking powder, dan garam. Hancurkan gumpalan gula dengan jari Anda agar campurannya homogen.

Tips: Pengudaraan membantu baking powder terdistribusi secara merata, sehingga tidak ada lubang besar di adonan (pembentukan gas yang merata).
3

Dalam mangkuk lain, kocok lepas telur, lalu tuangkan mentega leleh yang sudah hangat kuku, susu, dan ekstrak vanila. Aduk hingga rata.

Tips: Jika mentega terlalu panas, putih telur bisa menggumpal (koagulasi), jadi suhu sangat penting.
4

Tuangkan campuran cair ke campuran kering. Dengan spatula, aduk hanya sampai tepung menghilang. Adonan harus menggumpal, tidak masalah jika tidak halus!

Tips: Pengadukan berlebihan membuat adonan menjadi alot karena mengaktifkan protein dalam tepung (pembentukan gluten).
5

Sendokkan adonan ke dasar cup (setengah), beri satu sendok kecil saus karamel, lalu tutup dengan satu porsi adonan lagi. Isi cetakan hingga 2/3 penuh.

Tips: Karamel menjadi cair karena panas, dan adonan mengelilinginya, sehingga tidak bocor.
6

Masukkan loyang ke dalam oven panas, dan panggang selama 18-20 menit. Sudah matang jika bagian atasnya berwarna cokelat keemasan, elastis saat disentuh, dan tusuk gigi yang ditusukkan tidak lengket adonan mentah.

Tips: Jangan membuka pintu oven dalam 15 menit pertama, karena udara dingin yang tiba-tiba bisa membuat adonan kempis.
7

Keluarkan dari oven, istirahatkan di loyang selama 5 menit, lalu letakkan di rak. Saat menyajikan, tuangkan sisa saus karamel di atasnya.

Tips: Mendinginkan di rak mencegah bagian bawah menjadi lembap karena uap.

FAQ Resep

Mengapa muffin menjadi datar?
Kemungkinan Anda terlalu banyak mengaduk adonan. Jika serat gluten terbentuk terlalu kuat, adonan menjadi berat dan tidak bisa naik.
Bisakah saya menggunakan karamel rumahan?
Ya, tetapi pastikan suhunya ruang, jika tidak akan melelehkan mentega di adonan sebelum dipanggang.

Bahan

  • 250 g Tepung terigu
  • 150 g Gula palem
  • 100 ml Susu (suhu ruang)
  • 100 g Mentega (leleh, tidak panas)
  • 2 butir Telur (ukuran M)
  • 1 sdm Baking powder
  • 0.5 sdt Garam
  • 1 sdt Ekstrak vanila
  • 100 ml Saus karamel kental
  • 1 sdt Minyak (untuk mengoles loyang)