- Mengapa menjadi kering dan keras?
- Anda memanggangnya terlalu lama, atau terlalu sedikit cairan dalam adonan. Adonan ragi 'haus', butuh hidrasi untuk hasil akhir yang lembut.
- Mengapa sisinya retak?
- Anda menggulungnya terlalu kencang, atau tidak mengembangkannya cukup lama setelah pembentukan, sehingga tekanan uap mendadak meretakkan kulitnya.
Roti bulan sabit asin
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Penggiling adonan
- Loyang dengan kertas roti
- Kuas kue
Informasi Alergen
Cara Membuat
Remas ragi ke dalam susu hangat bergula, dan biarkan mengembang (berbusa) selama 10 menit.
Campur tepung dengan garam, tambahkan ragi yang sudah mengembang dan mentega lunak. Uleni menjadi adonan yang elastis dan halus (sekitar 10 menit pengulenan).
Tutup, dan biarkan mengembang di tempat hangat hingga dua kali lipat (sekitar 45 menit).
Bagi adonan menjadi bola-bola kecil, giling menjadi bentuk bulat, lalu potong menjadi irisan (segitiga). Regangkan segitiga, dan mulai dari sisi yang lebih lebar gulung dengan kencang membentuk kifli (bulan sabit).
Letakkan di loyang, olesi dengan telur kocok, taburi dengan garam, dan biarkan istirahat selama 15 menit lagi.
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan 200°C (sebaiknya di ruang beruap, mis. wadah air di dasar oven) selama 15-20 menit, hingga berwarna cokelat keemasan.
FAQ Resep
Bahan
- 500 g Tepung terigu protein sedang, diayak
- 25 g Ragi segar
- 250 ml Susu hangat
- 100 g Mentega (suhu ruang, lunak)
- 1 sdm Gula pasir
- 1 sdt Garam (plus garam kasar untuk taburan)
- 1 butir Telur (untuk olesan)