- Mengapa tidak menjadi renyah?
- Kandungan lemak santan berperilaku berbeda dari susu sapi. Panggang sedikit lebih lama, atau gunakan suhu yang lebih tinggi.
- Bisakah saya mengganti mangga?
- Nanas atau persik juga sangat baik.
Waffle Fusion
Contoh cemerlang dari memudarnya batas-batas gastronomi adalah resep ini, di mana tekstur waffle Belgia bertemu dengan cita rasa masakan Thailand. Kelembutan santan, pedasnya jahe, dan manisnya mangga yang eksotis mengangkat sarapan ke dimensi yang benar-benar baru. Bukan waffle manis biasa: ini adalah petualangan asin-manis-berempah yang kompleks yang membangunkan indra.
Bahan-bahan
200
g
Tepung terigu halus
2
buah
Telur
200
ml
Santan (kental)
20
ml
Minyak wijen
1
sdt
Baking powder
1
sdm
Gula merah
0.5
sdt
Bubuk jahe (atau jahe segar parut)
40
g
Keju parut (semi-keras)
1
buah
Mangga
1
jumput
Serpihan cabai (chili flakes)
1
sdm
Daun ketumbar
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Cetakan waffle
- Parutan (untuk jahe, keju)
- Pengocok telur
- Pisau
Informasi Alergen
Gluten
Telur
Susu
Wijen
Cara Membuat
1
✓
Campur rata santan, telur, minyak wijen, dan gula.
Tips: Aroma minyak wijen sangat dominan, jadi ukur dengan tepat.
2
✓
Masukkan tepung, baking powder, jahe, dan keju parut. Aduk hingga tidak menggumpal.
Tips: Kandungan lemak keju akan meleleh saat dipanggang dan membentuk kerak renyah di permukaan waffle.
3
✓
Panggang waffle dalam cetakan panas hingga berwarna cokelat keemasan.
Tips: Adonan santan mungkin lebih berat, berikan waktu agar bagian tengahnya juga matang.
4
✓
Sajikan dengan potongan mangga segar, taburi dengan cabai dan ketumbar.
Tips: Rasa pedas (capsaicin) dan manis saling menguatkan, membuat perpaduan rasa lebih menarik.
FAQ Resep
Bahan
- 200 g Tepung terigu halus
- 2 buah Telur
- 200 ml Santan (kental)
- 20 ml Minyak wijen
- 1 sdt Baking powder
- 1 sdm Gula merah
- 0.5 sdt Bubuk jahe (atau jahe segar parut)
- 40 g Keju parut (semi-keras)
- 1 buah Mangga
- 1 jumput Serpihan cabai (chili flakes)
- 1 sdm Daun ketumbar