Salad kembang kol panggang

Jiwa dari salad ini adalah transformasi kembang kol: di oven panas, gula alami dalam sayuran berubah menjadi cokelat, memberikan rasa yang dalam, seperti kacang, dan manis, benar-benar menghilangkan bau khas kembang kol rebus. Lapisan panggangan ini bertemu dengan saus berbasis wijen yang creamy dan kesegaran arugula yang pedas, sehingga setiap gigitan renyah sekaligus lumer.
🕒 Persiapan 20 menit
🍳 Memasak 30 menit
Total Waktu 1 jam
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 380 kkal
🌍 Masakan Mediterania

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang besar (untuk pemanggangan yang nyaman)
  • Kertas roti
  • Pisau tajam dan talenan
  • Mangkuk untuk saus
  • Pengocok telur
  • Mangkuk salad besar untuk penyajian

Informasi Alergen

⚠️ Wijen (tahini)

Cara Membuat

1

Panaskan oven sampai 200°C (api atas-bawah). Bagi kembang kol menjadi kuntum seukuran gigitan, cuci, dan yang paling penting: keringkan sepenuhnya dengan kain dapur.

Tips: Kelembapan adalah musuh pemanggangan. Jika dimasukkan basah, kembang kol akan mengukus di oven, dan lapisan cokelat lezat tidak akan terbentuk (reaksi Maillard).
2

Sebarkan kembang kol di loyang yang dialasi kertas roti agar tidak saling bersentuhan. Perciki dengan 3 sendok makan minyak zaitun, beri garam, lada, taburi cabai, dan aduk rata dengan tangan.

Tips: Karena kepadatan, sayuran akan terkukus. Butuh ruang untuk udara panas agar bisa mengelilinginya.
3

Panggang kembang kol selama 25-30 menit. Balik di pertengahan waktu, dan panggang sampai tepinya menjadi cokelat keemasan tua dan mengeluarkan aroma panggang yang intens.

Tips: Jangan takut dengan bintik-bintik gelap, ini membawa rasa paling berkarakter (karamelisasi).
4

Sambil kembang kol dipanggang, potong paprika dan wortel menjadi irisan tipis seperti korek api (julienne).

Tips: Irisan tipis matang lebih cepat dan lebih elegan dalam salad.
5

Panaskan 1 sendok makan minyak zaitun dalam wajan dengan api sedang. Masukkan irisan wortel dan paprika, dan tumis selama 3-5 menit. Bagus jika sedikit terkena panas, tapi di dalam masih renyah.

Tips: Tumis hanya dengan digoyang (sauté), agar tekstur dan kandungan vitaminnya terjaga.
6

Buat saus: dalam mangkuk kecil aduk rata tahini dengan jus lemon dan bawang putih geprek. Tambahkan sedikit demi sedikit 2-3 sendok makan air dingin, sampai mendapatkan krim berwarna terang dengan konsistensi krim kental. Beri garam, lada.

Tips: Saat jus lemon ditambahkan ke tahini, awalnya akan menggumpal dan mengental. Jangan panik, dengan penambahan air akan menjadi emulsi creamy lagi (seperti mayones).
7

Keluarkan kembang kol, dan biarkan dingin setidaknya 10 menit di loyang.

Tips: Jika dicampur panas-panas, akan membuat arugula layu.
8

Dalam mangkuk besar, campur kembang kol hangat, sayuran tumis, dan arugula segar.

9

Sebelum disajikan, tuangkan saus tahini, dan taburi dengan peterseli cincang kasar.

Tips: Tambahkan saus selalu di saat terakhir, agar salad tetap segar dan renyah.

FAQ Resep

Mengapa kembang kol tetap keras?
Mungkin Anda membiarkan kuntum terlalu besar, atau oven tidak cukup panas. Potong lebih kecil agar panas menembus ke dalam lebih cepat.
Saus tahini jadi pahit, apa salahnya?
Tahini sendiri bisa agak pahit jika kualitasnya kurang baik, atau sudah terlalu lama. Imbangi dengan lebih banyak jus lemon, sedikit madu atau sirup maple.
Arugula layu, apa yang harus dilakukan?
Arugula adalah daun yang sensitif. Campurkan dengan sayuran hangat atau dingin hanya saat akan menyajikan, jika tidak akan segera layu karena panas dan saus asam.

Bahan

  • 1 bonggol sedang Kembang kol (sekitar 800g)
  • 1 buah Paprika (merah)
  • 2 batang Wortel
  • 100 g Arugula (dicuci, dikeringkan)
  • 4 sdm Minyak zaitun (extra virgin)
  • 2 sdm Jus lemon peras segar
  • 2 siung Bawang putih
  • 50 g Tahini (pasta wijen)
  • 2-3 sdm Air dingin (untuk saus)
  • 1 ikat Peterseli segar
  • 1.5 sdt Garam
  • 0.5 sdt Lada hitam tumbuk segar
  • 0.5 sdt Bubuk cabai kasar (bisa dihilangkan)