Saus Wijen Jahe

Saus ini adalah tentang aroma: aroma kacang dari biji wijen sangrai dan aroma intens minyak wijen mendominasi. Kesegaran jahe dan cuka menyeimbangkan beratnya biji berminyak. Pendamping klasik untuk salad, mi dingin, atau lumpia.
🕒 Persiapan 10 menit
🍳 Memasak 10 menit
Total Waktu 20 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 85 kkal
🌍 Masakan Asia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Wajan kecil (untuk menyangrai biji)
  • Panci
  • Pengocok telur

Informasi Alergen

⚠️ Kedelai
⚠️ Wijen

Cara Membuat

1

Sangrai biji wijen dalam wajan kering dengan api sedang sambil terus diaduk hingga berwarna keemasan dan mulai harum. Segera tuang ke piring.

Tips: Jika dibiarkan di wajan panas, biji bisa gosong karena panasnya sendiri. (Inersia termal).
2

Parut jahe dan bawang putih hingga halus.

Tips: Parutan halus memastikan rasa larut merata dalam saus.
3

Dalam panci, campurkan kecap asin, madu, cuka, minyak wijen, air, jahe, dan bawang putih.

Tips: Minyak wijen memiliki rasa yang intens, gunakan sebagai bumbu, bukan minyak goreng.
4

Didihkan bersama selama 3-4 menit hingga sedikit mengental.

Tips: Pendidihan membantu menyatukan rasa dan menumpulkan rasa mentah bawang putih.
5

Di akhir, campurkan biji wijen sangrai dan lada. Sajikan hangat atau dingin.

Tips: Biji sangrai memberikan tekstur (kerenyahan) pada saus.

FAQ Resep

Wijen jadi pahit.
Anda menyangrainya terlalu lama. Biji wijen gosong dalam sekejap, begitu mulai meletup dan harum, segera angkat dari api!
Terlalu asin.
Kandungan garam kecap asin berbeda-beda. Selalu cicipi sebelum menambahkan garam tambahan, atau encerkan dengan air.

Bahan

  • 20 g Jahe segar
  • 2 sdm Biji wijen
  • 2 sdm Kecap asin
  • 1 sdm Madu
  • 1 sdm Cuka beras
  • 1 sdm Minyak wijen sangrai
  • 1 siung Bawang putih
  • 50 ml Air
  • 1 sejumput Lada hitam bubuk