Croissant Jeruk

Pembuatan croissant adalah ujian master 'touriere' (pelipat adonan). Rahasianya terletak pada konsistensi yang sama antara mentega dan adonan serta kontrol suhu. Mentega di antara lapisan menghasilkan uap dari panas pemanggangan, yang merenggangkan lapisan adonan – beginilah remah berangin yang khas tercipta. Minyak atsiri kulit jeruk larut dalam lemak dan meresap ke seluruh kue, membawa kesegaran pada rasa mentega yang pekat.
🕒 Persiapan 3 jam
🍳 Memasak 20 menit
Total Waktu 3 jam 20 menit
🍽️ Porsi 8 porsi
🔥 Kalori 450 kkal
🌍 Masakan Prancis

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Gilingan adonan
  • Penggaris (untuk pemotongan presisi)
  • Pisau tajam
  • Kuas
  • Kertas roti

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Buat adonan dasar (détrempe): Remas ragi ke dalam susu, tambahkan gula, garam, parutan kulit jeruk, dan tepung. Uleni, tapi jangan terlalu kalis. Bentuk persegi panjang, dan masukkan ke kulkas selama 1 jam.

Tips: Istirahat adonan merelaksasi gluten, sehingga lebih mudah digiling. Adonan dingin sangat penting agar mentega tidak meleleh di dalamnya.
2

Giling mentega di antara dua kertas roti menjadi lembaran sekitar 20x20 cm, lalu masukkan kembali ke kulkas agar mengeras kembali, tetapi masih bisa ditekuk.

Tips: Adonan dan mentega harus memiliki konsistensi yang sama (sekitar 10-15°C) agar bisa memanjang bersama.
3

Laminasi (pelipatan): Giling adonan, letakkan mentega di tengah, dan bungkus. Giling menjadi persegi panjang panjang, lalu lipat tiga (seperti surat). Ini adalah lipatan tunggal pertama. Masukkan ke kulkas selama 20 menit.

Tips: Kerja cepat agar mentega tidak memanas.
4

Ulangi penggilingan dan pelipatan tiga kali lagi sebanyak dua kali. Istirahatkan adonan di kulkas selama 20-30 menit di antara setiap pelipatan.

Tips: Ini akan menghasilkan total 27 lapisan mentega (3x3x3). Ini yang memberikan struktur berlapis.
5

Setelah istirahat terakhir, giling adonan setebal sekitar 4 mm. Potong menjadi segitiga sama kaki yang panjang.

Tips: Gunakan pisau tajam atau pemotong pizza, dan potong dengan tegas agar tidak menekan lapisan di tepi adonan.
6

Taruh satu sendok kecil selai tahan panas di dasar segitiga, dan gulung erat ke arah puncak. Letakkan di loyang dengan puncak di bawah.

Tips: Jika selai tidak tahan panas, akan bocor dan gosong. Puncak harus di bawah, jika tidak croissant akan terbuka saat dipanggang.
7

Kembangkan di tempat bebas angin (maks. 26°C) selama sekitar 1-1,5 jam, sampai bergoyang.

Tips: Jika tempat terlalu panas, mentega akan 'berkeringat' keluar dari adonan, dan Anda akan mendapatkan roti berminyak, bukan croissant.
8

Olesi dengan telur kocok (hindari tepi potongan!), dan panggang pada suhu 200°C selama 15-20 menit, hingga cokelat keemasan tua.

Tips: Jangan olesi lapisan potongan, karena telur akan 'merekatkan' mereka, dan tidak bisa terbuka dengan indah.

FAQ Resep

Mengapa mentega bocor saat dipanggang?
Mungkin Anda mengembangkannya di tempat terlalu panas setelah dibentuk, dan mentega meleleh di antara lapisan sebelum adonan matang.
Mengapa adonan pecah saat digiling?
Mentega terlalu dingin dibandingkan adonan, dan bukannya memipih malah patah di dalam adonan.

Bahan

  • 500 g Tepung terigu protein sedang (protein tinggi, mis. BL55 atau BL80)
  • 250 ml Susu (dingin)
  • 25 g Ragi segar
  • 50 g Gula pasir
  • 5 g Garam
  • 250 g Mentega (min. 82%, dingin, dibentuk lembaran)
  • 1 buah Telur (untuk olesan)
  • 1 buah Kulit jeruk parut
  • 100 g Selai jeruk tahan panas