Croissant tuna

Croissant adalah bintang sarapan Prancis, tetapi dengan isian asin ia mengalami transformasi yang sempurna untuk makan malam. Dalam versi ini, krim tuna yang ringan dan lembut ditempatkan di antara lapisan mentega puff pastry, yang dibuat menarik oleh manisnya paprika panggang dan karakter bawang merah. Rahasianya terletak pada konsistensi isian: tidak membasahi adonan, sehingga bisa naik tinggi dan tetap renyah saat dipanggang.
🕒 Persiapan 35 menit
🍳 Memasak 25 menit
Total Waktu 1 jam
🍽️ Porsi 6 porsi
🔥 Kalori 480 kkal
🌍 Masakan Prancis

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang
  • Kertas roti
  • Pisau tajam atau pemotong pizza
  • Wajan
  • Saringan
  • Kuas oles

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Ikan
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Siapkan bahan: masukkan tuna ke saringan dan tiriskan dengan seksama, peras kelembapannya.

Tips: Musuh isian adalah air. Jika tetap berair, adonan tidak bisa terpanggang berlapis, melainkan tetap 'basah'. [Air merendam pati alih-alih menjadi uap.]
2

Siapkan sayuran: potong dadu kecil bawang merah, potong dadu kecil paprika, dan cincang halus peterseli.

Tips: Cobalah memotong dadu kecil yang seragam agar isian merata.
3

Panaskan minyak zaitun dalam wajan dengan api sedang. Masukkan bawang, dan tumis hingga bening (sekitar 2-3 menit), sampai transparan dan lunak.

Tips: Jangan goreng sampai cokelat, cukup lunakkan agar rasanya lebih manis.
4

Tambahkan dadu paprika ke bawang, dan tumis selama 3-4 menit lagi, sampai airnya menguap dan sedikit menyusut. Angkat dari api dan biarkan dingin sepenuhnya.

Tips: Pendinginan itu penting! Jika dicampur panas-panas ke keju atau diletakkan di adonan, mentega akan segera meleleh di adonan, dan strukturnya rusak.
5

Dalam mangkuk, campur tuna yang sudah diperas, sayuran yang sudah dingin, cream cheese, dan peterseli. Bumbui dengan garam dan lada. Cicipi!

Tips: Tuna seringkali asin, jadi berhati-hatilah saat menggarami.
6

Panaskan oven hingga 200°C (api atas-bawah). Alasi loyang dengan kertas roti.

Tips: Oven panas sangat penting agar adonan segera naik.
7

Bentangkan puff pastry dingin di permukaan bertabur tepung. Potong menjadi 6 segitiga sama besar.

Tips: Gunakan pemotong pizza untuk permukaan potong yang bersih. Jika pinggiran adonan tertekan saat dipotong, lapisan tidak akan terbuka.
8

Letakkan isian di ujung segitiga yang lebih lebar, dalam tumpukan kecil. Gulung adonan ke arah ujung lancip, tapi jangan terlalu kencang.

Tips: Lipat ujung segitiga ke bawah croissant, sehingga tidak terbuka saat dipanggang.
9

Letakkan gulungan di loyang, beri jarak. Olesi bagian atasnya dengan telur kocok.

Tips: Olesi hanya bagian atasnya dengan telur, jangan sampingnya (di mana lapisan terlihat), karena telur bisa 'merekatkan' lapisan, menghambat pengembangan.
10

Panggang selama 20-25 menit, sampai bagian atas dan bawahnya berwarna cokelat keemasan yang indah. Anda akan mencium baunya saat matang!

Tips: Jangan buka pintu oven dalam 15 menit pertama, karena adonan bisa kempis. [Penurunan suhu mendadak menghentikan pembentukan uap.]

FAQ Resep

Mengapa croissant menjadi kempes?
Mungkin adonan terlalu hangat saat dibentuk, atau oven tidak cukup panas. Adonan harus dingin saat masuk ke oven.
Isian mengalir keluar, apa kesalahan saya?
Mungkin tuna terlalu berair, atau Anda tidak menutup adonan dengan cukup rapat. Perhatikan pengeringan air!

Bahan

  • 500 g Puff pastry dingin
  • 150 g Ikan tuna kaleng (dalam air garam)
  • 100 g Cream cheese (plain)
  • 1 buah Paprika merah
  • 1 buah Bawang merah
  • 1 sdm Minyak zaitun
  • 10 g Peterseli segar
  • 1 sejumput Garam
  • 1 sejumput Lada hitam
  • 1 butir Telur (ukuran M)