Dada Ayam Saus Madu-Cabai

Rahasia 'Sticky Chicken' (ayam lengket) terletak pada perilaku gula. Gula dalam madu kehilangan air karena panas dan berubah menjadi sirup kental, lalu karamel. Glasir kental ini menempel pada daging, mengunci rasa. Pedasnya cabai (capsaicin) dan manisnya madu bersaing untuk selera kita, menyebabkan getaran yang menarik di mulut.
🕒 Persiapan 15 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 30 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 650 kkal
🌍 Masakan Fusi Asia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Wok atau wajan dalam
  • Parutan untuk jahe

Informasi Alergen

⚠️ Kedelai

Cara Membuat

1

Campurkan bahan saus dalam mangkuk: madu, saus cabai, kecap asin, bawang putih yang dihancurkan, jahe parut.

Tips: Persiapan (mise en place) penting, karena penggorengan berlangsung cepat, Anda tidak akan punya waktu untuk menakar di sela-sela.
2

Potong dada ayam menjadi irisan. Panaskan minyak dalam wok hingga berasap.

Tips: Minyak panas sangat penting untuk reaksi Maillard (pencokelatan), yang memberikan rasa.
3

Masukkan ayam ke dalam minyak panas, dan goreng tiba-tiba hingga berwarna cokelat keemasan (sekitar 3-4 menit).

Tips: Jangan terlalu memadati wajan, karena daging akan mengeluarkan air dan akan dikukus, bukan digoreng.
4

Tuangkan saus campuran, dan didihkan bersama daging selama 1-2 menit.

Tips: Dengan penguapan air, konsentrasi gula meningkat, dan saus mengental, melapisi daging dengan glasir mengkilap.

FAQ Resep

Mengapa ayamnya alot?
Anda memasaknya terlalu lama. Dada ayam harus digoreng dengan suhu tinggi dan cepat agar tetap saftig. Jika kering, seratnya mengeras.
Sausnya gosong.
Madu terkaramelisasi dan gosong dengan sangat cepat. Saat saus mulai mengental, kecilkan api dan aduk terus.

Bahan

  • 600 g File dada ayam
  • 3 sdm Madu
  • 2 sdm Saus cabai (mis. Sriracha)
  • 2 sdm Kecap asin
  • 2 siung Bawang putih
  • 1 sdt Jahe segar (parut)
  • 2 sdm Minyak