- Seberapa kuat rasa wasabinya?
- Saat dipanggang, sebagian besar senyawa yang bertanggung jawab atas kepedasan wasabi menguap, jadi lebih banyak aromanya yang tersisa.
- Bolehkah saya menggunakan pasta wasabi sebagai pengganti bubuk?
- Ya, tetapi larutkan pasta dalam cairan (air), jangan dicampur ke tepung, agar terdistribusi merata.
Focaccia Wasabi dan Wijen Jepang
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Mangkuk adonan
- Loyang
- Kain dapur
- Kuas
Informasi Alergen
Cara Membuat
Aktifkan ragi: larutkan gula dalam air hangat, remas-remas ragi ke dalamnya, dan biarkan istirahat 10 menit sampai berbusa.
Dalam mangkuk besar, campurkan tepung, garam, dan bubuk wasabi. Pastikan wasabi tercampur rata dengan tepung tanpa gumpalan.
Tuangkan air ragi yang berbusa dan 30 ml minyak zaitun ke dalam tepung. Uleni adonan sampai (sekitar 10 menit) halus dan elastis.
Tutup adonan dan biarkan mengembang di tempat hangat selama 1 jam. Adonan siap jika volumenya menjadi dua kali lipat.
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi minyak, dan tarik-tekan dengan tangan hingga mengisi bentuk loyang. Biarkan istirahat lagi selama 15 menit.
Tekan bagian atas adonan dengan jari untuk membuat kawah kecil. Olesi dengan sisa minyak zaitun, dan taburi banyak biji wijen.
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan 200°C selama 20-25 menit sampai berwarna cokelat keemasan. Aroma wijen akan menandakan bahwa itu sudah matang.
FAQ Resep
Bahan
- 20 g Ragi segar
- 300 ml Air hangat (suam-suam kuku)
- 1 sdt Gula
- 30 ml Minyak zaitun (untuk adonan)
- 500 g Tepung terigu
- 10 g Garam
- 1 sdt Bubuk wasabi
- 50 g Biji wijen
- 20 ml Minyak zaitun (untuk olesan)