- Kekuatan wasabinya hilang, kenapa?
- Mungkin kamu mencampurnya ke nasi yang terlalu panas, atau menunggu lama sebelum disajikan. Aroma wasabi mudah menguap karena panas.
- Bolehkah saya menggunakan bubuk wasabi?
- Ya, tapi campur dulu dengan sedikit air menjadi pasta, dan biarkan 5 menit agar rasanya aktif.
Nasi wasabi
Kekuatan wasabi tidak bekerja di lidah, melainkan di hidung: senyawa atsirinya memberikan rasa panas yang tiba-tiba namun cepat berlalu. Dalam resep ini, wasabi tidak dimasak, tetapi dicampurkan ke nasi di akhir untuk menjaga kepedasan yang segar dan bersih ini. Minyak dari biji wijen membantu membawa dan sedikit meredam kekuatan ini.
Bahan-bahan
200
g
Beras melati
400
ml
Air
10
g
Pasta wasabi
15
ml
Kecap asin
10
ml
Minyak wijen
1
batang
Daun bawang
10
g
Biji wijen
1
jumput
Garam
1
jumput
Lada hitam
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci untuk memasak nasi
- Mangkuk kecil untuk saus
- Wajan untuk menyangrai biji wijen
Informasi Alergen
Kedelai
Wijen
Sulfur dioksida (mungkin pengawet wasabi)
Cara Membuat
1
✓
Cuci beras hingga bersih, lalu masak hingga lunak dalam air. Biarkan agak dingin.
Tips: Jangan sampai nasi panas mendidih saat dibumbui, karena panas akan memaksa aroma wasabi menguap. [Penguapan minyak atsiri]
2
✓
Sangrai biji wijen di wajan kering hingga cokelat keemasan, sampai harum dan mulai meletup.
Tips: Penyangraian membebaskan minyak kacang dari biji.
3
✓
Campur wasabi dengan kecap asin dan minyak wijen dalam mangkuk kecil hingga rata.
Tips: Minyak dan kecap asin membantu menyebarkan wasabi agar tidak terlalu kuat di satu tempat.
4
✓
Tuangkan saus ke nasi hangat kuku, dan aduk rata.
Tips: Hati-hati, jangan hancurkan butiran nasi!
5
✓
Saat menyajikan, taburi dengan biji wijen sangrai dan irisan daun bawang.
Tips: Kerenyahan daun bawang segar melengkapi nasi yang lembut.
FAQ Resep
Bahan
- 200 g Beras melati
- 400 ml Air
- 10 g Pasta wasabi
- 15 ml Kecap asin
- 10 ml Minyak wijen
- 1 batang Daun bawang
- 10 g Biji wijen
- 1 jumput Garam
- 1 jumput Lada hitam