Krim Terong dengan Roti Pita

Rahasia krim yang juga dikenal sebagai 'Baba Ganoush' ini adalah 'rasa asap'. Ini dicapai dengan memanggang terong sampai kulitnya mulai gosong. Kelembutan dagingnya dan minyak kacang dari tahini (pasta wijen) membentuk emulsi sempurna ini, yang dicerahkan oleh keasaman lemon.
🕒 Persiapan 10 menit
🍳 Memasak 40 menit
Total Waktu 50 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 280 kkal
🌍 Masakan Mediterania

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang panggangan
  • Blender tangan atau pisau
  • Mangkuk

Informasi Alergen

⚠️ Wijen
⚠️ Gluten

Cara Membuat

1

Tusuk-tusuk terong dengan garpu, dan panggang pada suhu 200°C (atau di bawah panggangan), sampai kulitnya hitam dan keriput, serta bagian dalamnya benar-benar lunak.

Tips: Gosongnya kulit memberikan rasa asap, dan bagian dalamnya harus kempis (keruntuhan struktur sel).
2

Biarkan dingin, lalu belah dua dan kerok dagingnya. Buang kulitnya.

Tips: Pendinginan dalam uap semakin melunakkan daging.
3

Tiriskan daging terong, lalu blender (atau cincang halus dengan pisau) dengan tahini, minyak zaitun, bawang putih, dan jus lemon. Beri garam dan lada.

Tips: Emulsi stabil jika tahini dan minyak tercampur sempurna dengan bubur sayuran.
4

Sajikan dengan pita hangat dan peterseli segar.

Tips: Perciki pita dengan air sebelum dipanaskan agar empuk.

FAQ Resep

Krimnya jadi pahit.
Air terong bisa pahit. Setelah dipanggang, letakkan daging terong di saringan dan biarkan airnya menetes sebelum dibumbui.
Berubah warna menjadi cokelat saat didiamkan.
Ini oksidasi (seperti pada apel). Jus lemon tidak hanya memberi rasa, tetapi sebagai antioksidan menghambat pencokelatan.

Bahan

  • 2 buah Terong (sedang)
  • 2 siung Bawang putih
  • 2 sdm Minyak zaitun (extra virgin)
  • 1 sdm Jus lemon (segar)
  • 1 sdm Tahini (pasta wijen)
  • 1 sdt Garam
  • 1 jumput Lada hitam bubuk
  • 10 g Peterseli segar
  • 4 buah Roti Pita