Pizza all’Olio

Nenek moyang pizza, kerabat dekat 'focaccia'. Di sini tidak ada keju, tidak ada tomat, hanya trinitas adonan, minyak, dan rempah-rempah. Hidangan ini adalah tentang kualitas adonan: jika adonan Anda bagus, pizza ini akan terasa surgawi. Jika buruk, maka hanya roti kering. Di Italia sering dikonsumsi sebagai 'antipasti' (hidangan pembuka), teman minum anggur.
🕒 Persiapan 10 menit
🍳 Memasak 12 menit
Total Waktu 22 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 550 kkal
🌍 Masakan Italia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang
  • Jari (untuk menekan adonan)
  • Kuas

Informasi Alergen

⚠️ Gluten

Cara Membuat

1

Panaskan oven hingga 220°C. Hancurkan bawang putih, dan campur dengan setengah bagian minyak.

Tips: Biarkan agar rasa menyatu.
2

Giling adonan, letakkan di loyang. Tekan-tekan lekukan kecil ke dalam adonan dengan jari Anda (seperti pada focaccia).

Tips: Di 'kolam' kecil ini minyak akan tertampung dan tidak mengalir keluar dari adonan.
3

Olesi dengan minyak bawang putih, taburkan rosemary cincang dan garam kasar.

Tips: Garam menonjolkan rasa gandum adonan.
4

Panggang selama 10-12 menit hingga cokelat keemasan dan renyah.

Tips: Karena tidak ada topping basah, ini matang lebih cepat dari pizza lainnya. Awasi!
5

Keluarkan, gerimiskan sisa minyak zaitun segar, dan hiasi dengan basil. Sajikan hangat.

Tips: Rasa mentah dan buah dari minyak segar kontras dengan minyak bawang putih panggang.

FAQ Resep

Apakah tidak akan terlalu kering?
Tidak, jika Anda menggunakan minyak zaitun yang cukup dan berkualitas baik. Minyak meresap ke dalam adonan, menjaganya tetap lembut dan juicy.
Garam apa yang harus saya gunakan?
Yang terbaik adalah garam laut butiran kasar (Maldon atau fleur de sel), yang renyah di bawah gigi Anda.

Bahan

  • 300 g Adonan Pizza
  • 4 sdm Minyak zaitun extra virgin (kualitas premium)
  • 2 siung Bawang Putih
  • 1 tangkai Rosemary Segar
  • 1 lembar Daun Kemangi Segar (Basil)
  • 1 jumput Garam kasar
  • 1 jumput Lada