Pizza con Pancetta

Pancetta adalah jawaban Italia untuk bacon, tetapi lebih canggih: perut sapi (versi halal) yang diawetkan dengan garam dan rempah-rempah (lada, pala, juniper). Saat dipanggang, lemaknya meleleh, meresap ke dalam saus tomat dan adonan, bertindak sebagai semacam 'bumbu daging'. Pizza bom umami ini bukan untuk diet, tetapi sepadan dengan setiap dosa.
🕒 Persiapan 15 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 30 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 880 kkal
🌍 Masakan Italia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang
  • Talenan

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu

Cara Membuat

1

Panaskan oven hingga 220°C. Giling adonan, letakkan di loyang.

Tips: Adonan harus memiliki ketebalan yang seragam.
2

Olesi dengan saus tomat, beri sedikit garam (pancetta itu asin!), beri lada.

Tips: Hati-hati dengan garam, karena keju dan daging juga membawa rasa asin.
3

Taburkan parmesan, lalu mozzarella.

Tips: Taruh keju di bawah, daging di atas, agar daging terpanggang renyah.
4

Letakkan irisan tipis pancetta sapi di atasnya.

Tips: Karena panas, pancetta akan menyusut dan menjadi renyah.
5

Panggang selama 12-15 menit. Di akhir, gerimiskan sedikit minyak (jika perlu) dan hiasi dengan basil.

Tips: Karena pancetta berlemak, mungkin tidak perlu minyak tambahan.

FAQ Resep

Bolehkah saya menggunakan bacon?
Ya, tetapi bacon biasanya diasap, yang mengubah profil rasa. Pancetta memiliki rasa 'daging' yang lebih lembut.
Apakah tidak akan terlalu berminyak?
Lemak pancetta akan keluar. Jika mengganggu, serap dengan tisu dapur setelah dipanggang, tetapi itulah yang memberikan rasanya!

Bahan

  • 300 g Adonan Pizza
  • 150 ml Saus tomat
  • 200 g Keju Mozzarella
  • 100 g Pancetta Sapi / Daging Sapi Asap (irisan tipis)
  • 50 g Parmigiano Reggiano
  • 1 sdm Minyak Zaitun
  • 10 lembar Daun Kemangi Segar (Basil)
  • 1 jumput Garam
  • 1 jumput Lada