- Mengapa pörkölt menjadi pahit?
- Paprika merahnya gosong. Selalu tambahkan paprika ke lemak setelah diangkat dari api, dan segera tuangkan sedikit cairan!
- Bagaimana agar kuahnya kental?
- Banyaknya bawang dan kolagen (gelatin) yang larut dari daging mengentalkannya. Jangan gunakan tepung atau maizena, itu penistaan!
- Daging apa yang harus dipilih?
- Bagian paha bisa kering, bahu atau betis adalah yang terbaik, karena urat dan jaringan lemak di dalamnya membuat hidangan menjadi *juicy*.
Pörkölt sapi
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci dasar tebal: Untuk distribusi panas yang merata agar paprika tidak gosong.
- Sendok kayu: Untuk sering mengaduk.
- Pisau tajam: Untuk memotong daging menjadi dadu yang sama.
Cara Membuat
Siapkan bahan-bahan: potong daging menjadi dadu 2x2 cm, cincang bawang bombay hingga halus, potong dadu paprika dan tomat.
Panaskan minyak di panci, dan tumis bawang bombay dengan api kecil hingga transparan, bahkan sedikit keemasan.
Angkat panci dari api! Taburkan paprika merah, aduk rata dalam lemak, lalu tambahkan sedikit air.
Kembalikan ke api, masukkan daging, dan tumis dengan api besar hingga memutih. Beri garam, lada, dan taburi dengan jintan.
Tambahkan potongan paprika, tomat, dan bawang putih cincang. Tuangkan sedikit air di bawahnya (hanya sampai menutupi sedikit), dan masak dengan api kecil di bawah tutup.
Masak hingga lunak (sekitar 60-90 menit). Rahasianya: ketika airnya habis (tinggal minyaknya), selalu tambahkan sedikit air. Ulangi ini beberapa kali.
Saat daging empuk, cicipi, bumbui lagi jika perlu, dan sajikan dengan galuska (dumpling) atau kentang rebus.
FAQ Resep
Bahan
- 500 g Daging sapi (bagian bahu/paha)
- 2 buah Bawang bombay merah (sedang)
- 2 siung Bawang putih
- 2 sdt Paprika bubuk (manis)
- 1 sdt Garam
- 1 jumput Lada hitam bubuk
- 1 sdt Jintan bubuk
- 1 buah Tomat
- 1 buah Paprika hijau (jenis TV pepper atau paprika biasa)
- 2 sdm Minyak goreng
- 300 ml Air (sesuai kebutuhan)