- Mengapa karamel menjadi pahit?
- Gula terlalu panas. Begitu mencapai warna amber, segera angkat dari api atau tambahkan cairan, karena di panci penahan panas ia akan terus masak.
- Puding menggumpal, apa yang harus dilakukan?
- Tidak masalah! Saat masih panas, saring melalui saringan halus, sehingga akan kembali halus.
- Bagaimana menghindari kulit saat pendinginan?
- Tempelkan plastik wrap langsung ke permukaan puding panas, sehingga udara tidak bisa mengeringkan bagian atasnya.
Puding karamel
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci beralas tebal (untuk distribusi panas yang merata)
- Pengocok
- Spatula tahan panas
- Mangkuk kecil atau cetakan puding
- Saringan (untuk menghilangkan gumpalan pati)
Informasi Alergen
Cara Membuat
Taburkan gula pasir di panci beralas tebal, dan mulailah memanaskan dengan api sedang. Jangan sentuh sampai mulai meleleh dan kecokelatan di pinggirannya.
Saat gula sudah berwarna amber dan cair, gerakkan panci dengan hati-hati agar warnanya merata di semua tempat. Hati-hati, jangan sampai gosong menjadi cokelat tua!
Tarik dari api, dan sangat perlahan, dalam aliran tipis, tuangkan krim dan separuh susu. Karamel akan mendesis dan memercik, lalu mungkin mengeras – ini alami.
Kembalikan ke api, dan sambil terus diaduk, panaskan hingga potongan karamel yang mengeras benar-benar larut dalam susu. Tambahkan garam dan gula vanila.
Aduk rata sisa susu dingin dengan maizena di mangkuk kecil, lalu tuangkan ke susu karamel panas.
Dengan api kecil, sambil terus diaduk, masak hingga krim mengental dan mulai meletup-letup (sekitar 1-2 menit mendidih).
Tuangkan krim ke gelas, biarkan dingin hingga suhu ruang, lalu masukkan ke kulkas minimal 2 jam untuk mengeras.
FAQ Resep
Bahan
- 150 g Gula pasir
- 500 ml Susu full cream (min. 2,8%)
- 200 ml Krim kocok (min. 30%)
- 1 bungkus Gula vanila asli
- 40 g Tepung maizena
- 1 jumput Garam laut