Saus kari wijen

Fusi Timur Tengah (tahini) dan Asia Tenggara (kelapa, kari). Tahini (pasta wijen) memberikan kekentalan kacang yang kental, yang dilembutkan oleh santan, dan campuran bumbu kari mengisinya dengan kedalaman. Saus ini adalah bukti bahwa saus nabati juga bisa kaya dan mengenyangkan.
🕒 Persiapan 10 menit
🍳 Memasak 10 menit
Total Waktu 20 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 160 kkal
🌍 Masakan Asia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Panci kecil
  • Parutan
  • Pengocok telur

Informasi Alergen

⚠️ Wijen

Cara Membuat

1

Parut jahe dan bawang putih.

Tips: Anda dapat dengan mudah mengupas kulit jahe dengan tepi sendok teh.
2

Panaskan minyak di panci, dan tumis jahe, bawang putih, dan bubuk kari selama setengah menit.

Tips: Menumis bumbu (memanggang) mengaktifkan minyak atsiri, sehingga rasanya akan jauh lebih intens daripada jika hanya dicampur ke dalam cairan.
3

Tuangkan santan dan air, didihkan.

Tips: Kocok kaleng santan sebelum dibuka, karena lemak kelapa yang kental sering mengendap di atas.
4

Kecilkan api, dan campurkan tahini dengan pengocok. Masak selama 3-4 menit sampai mengental.

Tips: Tahini bekerja sebagai pengental alami.
5

Bumbui dengan garam, lada, taburkan serpihan cabai. Saat menyajikan, taburi dengan ketumbar segar.

Tips: Jika terlalu kental, Anda bisa mengencerkannya dengan air.

FAQ Resep

Apa yang harus dilakukan jika tahini dan air 'mengeras' saat dicampur?
Itu adalah reaksi alami. Cukup tambahkan lebih banyak cairan (air atau santan) dan aduk terus, akan menjadi krim lagi.
Saus menjadi pahit.
Kualitas tahini adalah kuncinya. Jika tengik atau berkualitas buruk, bisa pahit. Sedikit madu ekstra atau jus lemon bisa membantu menyembunyikannya.

Bahan

  • 50 g Tahini (pasta wijen)
  • 200 ml Santan (kaleng, kental)
  • 1 sdt Bubuk kari kuning
  • 10 g Jahe segar
  • 1 siung Bawang putih
  • 1 sdm Minyak zaitun atau minyak kelapa
  • 50 ml Air
  • 0.5 sdt Garam
  • 0.25 sdt Serpihan cabai
  • 5 g Ketumbar segar