Strudel Jahe

Rasa pedas jahe berasal dari senyawa bernama gingerol, yang berubah menjadi zingerone saat dipanggang – ini adalah rasa yang lebih lembut, manis, dan lebih berbumbu. Dalam strudel yang tidak biasa namun menarik ini, jahe bukan hanya pemeran pendukung, tetapi atraksi utama: kepedasannya menghangatkan, dan aromanya meresap ke dalam tepung roti yang rasanya netral, yang terkaramelisasi dengan gula membentuk isian yang renyah.
🕒 Persiapan 20 menit
🍳 Memasak 40 menit
Total Waktu 1 jam
🍽️ Porsi 8 porsi
🔥 Kalori 290 kkal
🌍 Masakan Hungaria

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Parutan halus (untuk jahe)
  • Loyang
  • Kuas

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Sangrai tepung roti dengan setengah bagian mentega hingga cokelat keemasan.

2

Kupas jahe dan parut dengan parutan lubang paling halus.

Tips: Kerok kulitnya dengan sendok teh, agar dagingnya tidak terbuang.
3

Campurkan jahe parut, gula, kayu manis, dan remah roti sangrai.

Tips: Ini mungkin terlihat seperti isian 'kering', tetapi gula dan mentega akan menyatukannya saat dipanggang.
4

Panaskan oven hingga 180°C.

5

Tumpuk kulit strudel yang sudah diolesi mentega. Taburkan remah jahe di seluruh permukaannya.

Tips: Di sini kita tidak mengisinya dalam satu garis, tetapi meratakannya.
6

Gulung, letakkan di loyang, olesi dengan telur.

7

Panggang selama 30-40 menit hingga cokelat keemasan.

8

Sajikan hangat, mungkin dengan saus vanilla, yang menyeimbangkan rasa pedasnya.

FAQ Resep

Isiannya terlalu berserat.
Anda menggunakan jahe tua, atau memarutnya ke arah yang salah. Gunakan jahe segar dengan kulit kencang dan parutan halus!
Terlalu pedas.
Kekuatan jahe bervariasi. Cicipi mentah, dan sesuaikan jumlahnya. Anda juga bisa menambahkan apel untuk melembutkannya.

Bahan

  • 10 lembar Kulit strudel
  • 1 buah Jahe segar (potongan sekitar 5-8 cm)
  • 100 g Gula pasir
  • 100 g Tepung roti
  • 1 sdt Kayu manis bubuk
  • 80 g Mentega (cair)
  • 1 butir Telur (untuk olesan)