Waffle hias emas

Rahasia waffle terletak pada keangin-anginan adonan dan panasnya cetakan besi. Ketika adonan cair bertemu logam panas, air di dalamnya berubah menjadi uap, dan mengembangkan adonan, sementara kerak luar terkaramelisasi. Emas yang bisa dimakan memberikan sentuhan mewah pada hidangan sederhana ini, mengangkat sarapan menjadi pengalaman visual.
🕒 Persiapan 15 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 30 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 540 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Cetakan waffle
  • Pinset (untuk emas)

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Lelehkan mentega, dan biarkan dingin hingga hangat kuku.

Tips: Jika Anda memasukkannya panas ke telur, protein akan menggumpal (jadi telur orak-arik).
2

Campur telur, susu, gula, dan vanila, lalu tuangkan mentega.

Tips: Emulsi bahan basah memastikan adonan yang seragam.
3

Ayak tepung dan baking powder ke dalamnya, aduk hingga tidak menggumpal.

Tips: Baking powder menghasilkan karbon dioksida karena panas, ini yang mengembangkan waffle.
4

Panaskan cetakan waffle, olesi dengan sedikit minyak, dan panggang waffle hingga cokelat keemasan.

Tips: Buka hanya jika uap sudah tidak keluar dari cetakan – ini menandakan adonan matang dan kelebihan air telah keluar.
5

Sajikan dengan krim kocok, stroberi, dan letakkan lembaran emas dengan pinset.

Tips: Lembaran emas akan menempel di jari Anda jika disentuh dengan tangan karena kelembapan, itulah sebabnya perlu alat.

FAQ Resep

Mengapa waffle lengket di cetakan?
Entah tidak cukup lemak dalam adonan/cetakan, atau Anda membukanya terlalu dini, saat adonan masih mentah dan belum terlepas dari logam.

Bahan

  • 150 g Tepung
  • 200 ml Susu
  • 2 butir Telur
  • 50 g Mentega (cair)
  • 1 sdt Baking powder
  • 1 sdt Ekstrak vanila
  • 2 sdm Gula
  • 1 sejumput Garam
  • 100 g Krim kocok
  • 1 lembar Emas yang bisa dimakan
  • 4 buah Stroberi