Angsa panggang dengan isian sage

Angsa panggang isi adalah ratu tak bermahkota di meja pesta. Daging angsa gelap dan berkarakter, dan lapisan lemak tebal tersembunyi di bawah kulitnya, yang terus menyirami dan membumbui daging saat dipanggang. Isian sage bukan hanya pelengkap, tapi juga bumbu: aroma herbal dan tanah meresap ke dalam burung dari dalam, sementara roti menyerap sari daging yang berharga. Klasik sejati, di mana kontras antara kulit renyah dan daging empuk adalah intinya.
🕒 Persiapan 45 menit
🍳 Memasak 3 jam
Total Waktu 3 jam 45 menit
🍽️ Porsi 6 porsi
🔥 Kalori 950 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang besar dengan rak
  • Tusuk daging atau benang dapur
  • Termometer daging
  • Aluminium foil

Informasi Alergen

⚠️ Susu (mentega)
⚠️ Gluten (roti)

Cara Membuat

1

Bersihkan angsa, keluarkan lemak dari rongga perut. Cuci bersih, lalu keringkan sepenuhnya luar dalam dengan tisu dapur. Garami dan ladai secara menyeluruh (termasuk bagian dalam!).

Tips: Kulit basah tidak akan garing, tapi malah terkukus. Permukaan kering sangat penting untuk kulit renyah.
2

Untuk isian: lelehkan mentega, tumis bawang cincang, bawang putih geprek, dan sage potong.

Tips: Minyak atsiri sage paling baik larut dalam mentega hangat.
3

Tuangkan campuran bawang ke atas roti dadu, tambahkan kaldu, dan aduk rata. Tidak perlu sampai jadi bubur, cukup lembab saja.

Tips: Jika isian terlalu basah, akan membuat angsa basah dari dalam.
4

Isi rongga perut angsa dengan isian, tapi jangan terlalu padat. Sematkan lubang dengan tusuk daging, ikat kakinya.

Tips: Isian akan mengembang saat dipanggang. Jika terlalu padat, bagian tengahnya tidak akan matang.
5

Tusuk-tusuk kulit angsa (terutama di paha dan dada) dengan garpu runcing, tapi hati-hati jangan sampai melukai daging.

Tips: Lemak yang keluar bisa mengalir melalui lubang-lubang ini. Jika lemak terperangkap, makanan akan menjadi berat dan berminyak.
6

Letakkan angsa dengan dada menghadap ke atas di rak. Masukkan potongan sayuran dan apel di dasar loyang, tuangkan sedikit air di bawahnya.

Tips: Sayuran mencegah lemak yang menetes gosong dan berasap di dalam oven.
7

Panggang pada suhu 180°C selama sekitar 2,5-3 jam. Siram dengan lemak yang keluar setiap 30 menit.

Tips: Menyiram membantu perpindahan panas dan karamelisasi kulit.
8

Periksa suhu inti di bagian paha paling tebal (min. 75°C). Angkat, dan istirahatkan selama 20 menit sebelum disajikan.

Tips: Selama istirahat, serat akan rileks dan cairan akan menyebar di dalam daging. Jika langsung dipotong, sarinya akan keluar dan daging menjadi kering.

FAQ Resep

Apa yang harus dilakukan dengan banyaknya lemak yang keluar?
Jangan dibuang! Saring ke dalam toples dan simpan di kulkas. Lemak angsa sangat berharga: lezat untuk menggoreng kentang atau dioleskan pada roti panggang.
Bagaimana agar kulitnya renyah?
Rahasianya adalah kekeringan dan panas. Sebelum dipanggang, keringkan kulit sepenuhnya, dan naikkan suhu di akhir. Wajib menyiramnya dengan lemaknya sendiri!

Bahan

  • 1 ekor angsa utuh (sekitar 3-4 kg)
  • 300 g roti tawar kering potong dadu
  • 50 g mentega
  • 1 buah bawang bombay
  • 2 siung bawang putih
  • 1 ikat daun sage segar
  • 250 ml kaldu ayam atau angsa
  • 15 g garam
  • 5 g lada bubuk
  • 20 ml minyak zaitun (untuk olesan)
  • 200 g wortel (untuk alas)
  • 200 g seledri batang (untuk alas)
  • 2 buah apel