Burger terong vegan

Terong adalah seniman transformasi sejati: mentah ia seperti spons dan agak pahit, tetapi setelah dimasak menjadi lembut dan bertekstur krim. Dalam burger ini, lapisan tepung roti yang renyah kontras dengan bagian dalam yang lembut, memberikan permainan tekstur yang menyenangkan saat digigit, menyaingi versi daging mana pun.
🕒 Persiapan 20 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 35 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 380 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Wajan
  • 3 piring untuk membalur tepung
  • Tisu dapur

Informasi Alergen

⚠️ Gluten

Cara Membuat

1

Iris terong menjadi lingkaran setebal 1 cm. Garami kedua sisi, biarkan selama 15 menit, lalu seka kelembapannya.

Tips: Penggaraman menarik air melalui osmosis, sehingga terong menjadi lebih padat dan kurang pahit.
2

Campurkan tepung buncis dengan air dan bumbu menjadi adonan kental. Ini menggantikan telur.

Tips: Adonan harus setebal adonan pancake agar menempel pada sayuran.
3

Celupkan terong ke dalam adonan, lalu ke tepung roti. Goreng dalam minyak panas hingga berwarna cokelat keemasan.

Tips: Minyak harus cukup panas agar lapisan tepung segera membentuk kerak, dan tidak menjadi lembek.
4

Panggang roti dengan sisi potongan menghadap ke bawah. Susun burger: saus, selada, terong, tomat.

Tips: Memanggang menutup permukaan roti, sehingga saus tidak membuatnya basah.

FAQ Resep

Mengapa terong menyerap minyak?
Minyak tidak cukup panas, atau Anda tidak menggaraminya sebelumnya. Penggaraman memadatkan struktur, sehingga lebih sedikit menyerap minyak.

Bahan

  • 2 buah Terong (sedang)
  • 4 buah Roti burger gandum utuh
  • 100 g Tepung buncis (chickpea)
  • 100 ml Air
  • 100 g Tepung roti
  • 3 sdm Minyak zaitun (untuk menggoreng)
  • 2 buah Tomat
  • 4 lembar Selada
  • 4 sdm Mayones vegan
  • 1 sdt Bubuk paprika
  • 1 sdt Garam
  • 0.5 sdt Lada