- Mengapa adonan menjadi ungu?
- Beberapa merek psyllium husk dapat bereaksi dengan baking powder. Rasanya tidak terpengaruh, tetapi lain kali gunakan merek lain atau tambahkan beberapa tetes jus lemon.
- Mengapa menjadi pipih saat dipanggang?
- Kemungkinan mentega dalam adonan terlalu panas sebelum masuk oven. Jaga agar tetap dingin sampai dibentuk!
Croissant keto
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Mangkuk adonan
- Pengocok telur
- Spatula silikon
- Kertas roti
- Loyang
- Pemotong pizza atau pisau tajam
Informasi Alergen
Cara Membuat
Panaskan oven hingga 180°C (api atas-bawah). Alasi loyang dengan kertas roti.
Campurkan bahan kering dalam mangkuk: tepung almond, tepung kelapa, bubuk psyllium husk, baking powder, dan garam. Pastikan tidak ada gumpalan.
Remas mentega dingin dengan campuran tepung dengan gerakan cepat sampai mendapatkan tekstur seperti pasir basah. Jangan biarkan mentega meleleh karena panas tangan Anda!
Dalam mangkuk terpisah, kocok telur dengan krim dingin dan erythritol bubuk, lalu tuangkan ke campuran kering.
Uleni massa dengan cepat. Biarkan istirahat selama 10 menit agar serat menyerap kelembapan dan adonan bisa dibentuk.
Di antara dua kertas roti, gilas adonan menjadi lingkaran atau persegi panjang setebal kira-kira 3-4 mm.
Potong adonan menjadi 6 segitiga sama besar. Mulai dari sisi lebar segitiga, gulung rapat ke arah ujungnya.
Letakkan croissant di atas loyang, dan istirahatkan lagi selama 10 menit di tempat sejuk.
Panggang selama 18-20 menit, hingga bagian atasnya berwarna cokelat keemasan dan aromanya memenuhi dapur.
Angkat dan biarkan dingin sepenuhnya di loyang. Saat panas masih rapuh, tetapi seiring pendinginan strukturnya akan mengeras.
FAQ Resep
Bahan
- 200 g Tepung almond (digiling halus)
- 50 g Tepung kelapa
- 20 g Psyllium husk (bubuk kulit ari psyllium)
- 120 g Mentega (dingin, potong dadu)
- 2 butir Telur (ukuran L)
- 100 ml Krim kental (berlemak)
- 40 g Erythritol (bubuk)
- 5 g Baking powder
- 5 g Garam