Dada bebek panggang dengan buncis

Dada bebek adalah salah satu 'agen ganda' paling mulia dalam gastronomi: kulitnya menyaingi kerenyahan panggangan babi, dagingnya membawa karakter daging merah terbaik. Jiwa hidangan ini adalah kesabaran: memulai di wajan dingin membiarkan lapisan lemak di bawah kulit meleleh perlahan, memanggang kulit menjadi cokelat keemasan dalam lemaknya sendiri, sementara daging tetap juicy dan merah muda. Kesegaran buncis dan krim mentega bawang putih adalah kontrapun sempurna untuk kekayaan bebek.
🕒 Persiapan 15 menit
🍳 Memasak 25 menit
Total Waktu 50 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 580 kkal
🌍 Masakan Hungaria

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Pisau tajam (pisau fillet) untuk menyayat
  • Wajan dingin (sebaiknya dasar tebal, baja tahan karat atau besi cor)
  • Penjepit daging
  • Panci untuk buncis
  • Mangkuk dengan air es (untuk mengejutkan)

Informasi Alergen

⚠️ Susu (mentega)

Cara Membuat

1

Keringkan dada bebek dengan tisu. Dengan pisau tajam, sayat kulit secara diagonal (kotak-kotak), hati-hati hanya memotong kulit dan lapisan lemak, jangan sampai daging terluka.

Tips: Permukaan kering penting untuk pencokelatan. Sayatan menambah luas permukaan, sehingga lebih banyak lemak bisa keluar, dan hasil akhir lebih renyah (optimalisasi perpindahan panas).
2

Garami dan lada kedua sisi daging dengan banyak, pijatkan bumbu ke dalam sayatan.

Tips: Garam menarik sedikit kelembapan dari kulit, yang juga membantu kerenyahan (ozmosis).
3

Letakkan dada dengan kulit di bawah di wajan DINGIN. Nyalakan kompor api sedang. Panggang seperti ini 8-10 menit, sampai sebagian besar lemak keluar (tuang terus), dan kulit cokelat keemasan, renyah saat diketuk.

Tips: Inti dari memulai dingin adalah agar lemak meleleh perlahan, bukan tiba-tiba 'terkunci' di jaringan kulit. Dengan begini kulit menjadi tipis dan renyah, bukan alot (pemisahan lemak).
4

Balik daging, dan panggang sisi daging selama 3-5 menit lagi, tergantung seberapa matang yang Anda suka. Tujuannya adalah sentuhan elastis.

Tips: Tekan dengan jari: jika selembut pipi, berarti mentah. Jika seperti ujung hidung, berarti sempurna (medium). Jika seperti dahi, berarti terlalu matang (koagulasi protein).
5

Angkat daging ke piring, tutup longgar dengan foil, dan biarkan istirahat minimal 10 menit.

Tips: Saat dipanggang, sari daging mengalir ke tengah. Selama istirahat, sari ini menyebar kembali di antara serat, sehingga saat dipotong sari berharga tidak keluar (relaksasi serat otot).
6

Sementara daging istirahat, didihkan air. Masukkan buncis, masak 3-4 menit (harus masih renyah), lalu saring dan segera masukkan ke mangkuk air es.

Tips: Mandi es 'mengejutkan' sayuran: segera menghentikan pemasakan dan mengunci klorofil, sehingga buncis tetap hijau cerah.
7

Dari wajan, tuang sebagian besar lemak bebek (sisakan sedikit), atau gunakan minyak zaitun. Masukkan bawang putih geprek dan buncis saring. Aduk hingga hangat.

Tips: Panaskan hanya sampai bawang putih wangi. Jika gosong, akan pahit.
8

Matikan api, dan campurkan mentega dingin serta peterseli cincang ke buncis panas, hingga mentega membentuk lapisan creamy pada buncis.

Tips: Mentega dingin bertemu sayuran panas membentuk lapisan creamy (emulsi).
9

Iris tipis dada bebek, dan sajikan dengan buncis mengkilap.

FAQ Resep

Mengapa daging menjadi alot?
Mungkin Anda terlalu matang memasaknya. Dada bebek paling baik jika 'rosé', yaitu setengah matang. Jika dimasak matang penuh, serat mengeras dan kering.
Apa yang harus dilakukan dengan lemak bebek yang keluar?
Jangan dibuang! Saring ke dalam toples bersih, dan simpan di kulkas. Akan sangat lezat untuk menggoreng kentang nanti.

Bahan

  • 2 buah Dada bebek (dengan kulit)
  • 300 g Buncis (segar atau beku)
  • 30 g Mentega dingin
  • 2 siung Bawang putih
  • 1 ikat Peterseli segar
  • 1 sdt Garam laut
  • 1 sdt Lada hitam tumbuk segar
  • 1 sdm Minyak zaitun (untuk buncis)