- Mengapa jamur menjadi lembek?
- Suhu terlalu rendah, atau dipanggang terlalu lama. Jamur butuh 'kejutan' agar airnya menguap, bukan dimasak di dalamnya.
- Dicuci atau tidak?
- Jangan pernah direndam! Struktur spons jamur menyerap air. Cukup dilap dengan kain lembab.
Jamur panggang
Jamur adalah bom rasa sejati jika kita memperlakukannya dengan benar. Selama pemanggangan, kandungan air yang tinggi menguap, sehingga rasa terkonsentrasi, dan karakter 'umami' yang khas dan berdaging muncul. Hidangan sederhana ini membuktikan bahwa dari sedikit bahan pun bisa tercipta sesuatu yang agung.
Bahan-bahan
500
g
Jamur (mis. jamur kancing)
3
sdm
Minyak zaitun
2
siung
Bawang putih
1
sdt
Garam
0.5
sdt
Lada
1
ikat
Peterseli segar
1
sdm
Jus lemon
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Loyang
- Mangkuk pencampur
Cara Membuat
1
✓
Bersihkan jamur secara kering atau dengan lap basah, potong batangnya.
Tips: Jika dicuci dengan air, jamur akan menyerap air, dan bukannya dipanggang malah akan terkukus, menghasilkan tekstur karet.
2
✓
Buat bumbu: campur minyak, bawang putih cincang, jus lemon, dan rempah-rempah.
Tips: Minyak menghantarkan panas dan rasa ke setiap pori jamur.
3
✓
Campurkan jamur dengan bumbu, dan biarkan selama 10-15 menit.
Tips: Jangan biarkan terlalu lama setelah diberi garam sebelum dipanggang, karena garam menarik air dari jamur (osmosis), dan bumbu akan encer.
4
✓
Panggang pada suhu 200°C selama 20-25 menit, hingga berwarna cokelat keemasan dan harum.
Tips: Suhu tinggi membantu kehilangan air yang cepat dan pencokelatan (karamelisasi).
5
✓
Taburi dengan peterseli segar saat disajikan.
Tips: Rempah hijau segar selalu ditambahkan di akhir agar minyak atsirinya dan warnanya terjaga.
FAQ Resep
Bahan
- 500 g Jamur (mis. jamur kancing)
- 3 sdm Minyak zaitun
- 2 siung Bawang putih
- 1 sdt Garam
- 0.5 sdt Lada
- 1 ikat Peterseli segar
- 1 sdm Jus lemon