- Berapa banyak jahe yang terlalu banyak?
- Ini masalah selera individu. Kekuatan jahe tergantung pada jenis dan kesegarannya. Mulailah dengan sedikit, dan cicipi!
- Bolehkah diminum saat perut kosong?
- Asam jeruk dan jahe bisa mengiritasi perut sensitif. Lebih baik dikonsumsi bersama atau setelah makan.
Jus jeruk jahe
Minuman ini adalah versi long drink dari 'suntikan imun' sejati. Vitamin C jeruk dan kandungan gingerol jahe bersama-sama membentuk pasangan anti-inflamasi dan penguat kekebalan tubuh yang kuat. Tidak hanya sehat, tetapi kepedasan (pikansi) jahe membuat rasa manis sederhana jus jeruk menjadi menarik, membangunkan selera. Pembangun semangat pagi yang sempurna sebagai pengganti atau pendamping kopi.
Bahan-bahan
400
ml
Jus jeruk segar (sekitar 4-5 jeruk)
15
g
Rimpang jahe segar
1
sdm
Madu
50
ml
Air hangat (untuk melarutkan madu)
150
g
Es batu
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Perasan jeruk
- Parutan lubang kecil
- Teko
- Saringan
Informasi Alergen
Madu
Cara Membuat
1
✓
Peras jeruk. Biarkan seratnya, atau saring sesuai selera.
Tips: Serat memperlambat penyerapan gula buah, jadi lebih sehat membiarkannya berserat.
2
✓
Kupas jahe, lalu parut dengan parutan lubang terkecil.
Tips: Serat jahe keras, jadi penting memarutnya dengan halus. Atau cukup peras airnya dengan tangan.
3
✓
Larutkan madu dalam 50 ml air hangat.
Tips: Dalam jus jeruk dingin, madu akan membeku. Pengenceran membantu penyatuan.
4
✓
Campurkan jus jeruk, jahe parut (atau airnya), dan air madu.
Tips: Cicipi! Jika terlalu pedas, tambahkan air atau jeruk.
5
✓
Isi gelas dengan es, dan tuangkan minuman di atasnya.
Tips: Es meredam kepedasan jahe.
FAQ Resep
Bahan
- 400 ml Jus jeruk segar (sekitar 4-5 jeruk)
- 15 g Rimpang jahe segar
- 1 sdm Madu
- 50 ml Air hangat (untuk melarutkan madu)
- 150 g Es batu