Paha bawah kalkun panggang

Paha bawah kalkun adalah pesaing 'kelas berat' sejati dari unggas: daging gelap, penuh rasa dan karakter, tetapi juga memiliki sisi yang lebih keras. Karena otot ini banyak bekerja selama hidup hewan, ada lebih banyak jaringan ikat di dalamnya daripada di fillet dada. Rahasianya di sini adalah tarian menyenangkan antara kesabaran dan kimia: rendaman asam mulai melunakkan serat, dan pemanggangan lambat membuatnya empuk, sementara kulitnya terpanggang renyah. Dengan paha seperti ini, Anda tidak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga mengadakan pesta pedesaan.
🕒 Persiapan 2 jam 15 menit
🍳 Memasak 30 menit
Total Waktu 2 jam 45 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 520 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Pisau tajam untuk membersihkan
  • Mangkuk besar untuk bumbu
  • Wadah atau kantong tertutup untuk kulkas
  • Penjepit panggangan
  • Termometer daging (untuk keamanan)
  • Kuas untuk mengoles

Informasi Alergen

⚠️ Mustard

Cara Membuat

1

Siapkan paha: cuci bersih, lalu keringkan kelembabannya dengan tisu dapur sampai benar-benar kering.

Tips: Daging basah tidak terpanggang, melainkan terkukus. Jika Anda ingin kulit renyah, air adalah musuh Anda (reaksi Maillard baru dimulai di atas 140°C, sedangkan air mendidih pada 100°C).
2

Campurkan bumbu: dalam mangkuk, campurkan minyak zaitun, jus lemon, madu, mustard, bubuk bawang putih, paprika, thyme, garam, dan lada sampai menjadi massa yang homogen.

Tips: Mustard di sini tidak hanya memberi rasa, tetapi membantu menyatukan minyak dan jus lemon (emulsifikasi).
3

Pijat daging: balur paha dalam bumbu, pastikan masuk ke setiap lipatan. Tutup, dan masukkan ke kulkas minimal 2 jam.

Tips: Keasaman jus lemon 'mencerna awal' daging, melonggarkan serat, sehingga hasil akhirnya lebih empuk (denaturasi protein).
4

Panaskan panggangan ke suhu sedang. Olesi rak dengan minyak tipis sebelum meletakkan daging.

Tips: Taruh daging di rak panas, jika tidak akan lengket. Pori-pori logam membesar karena panas, dan minyak mengisinya.
5

Panggang paha: taruh di rak, dan panggang setiap sisi selama 10-12 menit. Sudah bagus jika kulitnya berwarna cokelat keemasan tua dan melepuh, serta baunya manis-asap.

Tips: Karena madu, kulit cenderung cepat gosong, jadi jangan tinggalkan panggangan! Jika sangat cokelat, geser daging ke bagian rak yang lebih dingin (panas tidak langsung).
6

Periksa kematangan: jika Anda punya termometer daging, harus mengukur 75°C di bagian paling tebal. Jika tidak, tusuk dengan garpu – jika cairan yang keluar jernih, tidak berdarah, maka sudah matang.

Tips: Bagian di dekat tulang paling sulit matang, selalu periksa di sana.
7

Istirahatkan: angkat daging, tutup longgar dengan aluminium foil, dan biarkan selama 10 menit sebelum disajikan.

Tips: Saat dipanggang, kelembaban dalam daging bergerak ke permukaan. Saat istirahat, 'sari' ini kembali ke antara serat, sehingga tidak mengalir keluar pada potongan pertama (keseimbangan tekanan osmotik).

FAQ Resep

Mengapa dagingnya tetap keras?
Kemungkinan Anda memanggangnya terlalu cepat pada suhu terlalu tinggi. Paha butuh waktu agar serat dalam melunak. Lain kali kecilkan api, dan panggang lebih lama.
Bisakah saya mengganti madu?
Ya, sirup maple atau gula merah juga berfungsi dengan baik, intinya harus ada sesuatu yang terkaramelisasi di kulit.
Bisakah saya memanggang di oven juga?
Tentu! Pada suhu 200 derajat, dipanggang di rak juga akan enak, hanya rasa asapnya yang akan hilang.

Bahan

  • 4 buah Paha bawah kalkun (suhu ruang)
  • 3 sdm Minyak zaitun extra virgin
  • 1 sdt Bubuk bawang putih
  • 1 sdt Paprika merah (manis)
  • 1 sdt Thyme kering
  • 1.5 sdt Garam
  • 1 sdt Lada hitam segar
  • 2 sdm Jus lemon segar
  • 1 sdm Madu
  • 1 sdt Mustard (opsional, tapi disarankan)