- Mengapa adonan menjadi keras?
- Mungkin Anda menguleninya terlalu lama, dan kandungan gluten tepung menguat, atau menteganya hangat. Adonan linzer harus dikerjakan dengan cepat dan tangan dingin.
- Mengapa bagian bawahnya basah?
- Anda tidak memanggangnya terlebih dahulu (blind baking), atau isiannya terlalu basah. Blind baking membentuk kerak yang melindungi adonan.
Pai chestnut
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Loyang pai (sekitar 24 cm)
- Gilingan adonan
- Biji-bijian untuk pemberat (untuk blind baking)
- Kertas roti
- Mangkuk besar
Informasi Alergen
Cara Membuat
Campur tepung dengan baking powder, garam, dan gula halus. Tambahkan mentega dingin, dan remas dengan gerakan cepat hingga bertekstur seperti pasir basah.
Tambahkan kuning telur, dan uleni adonan menjadi bola. Bungkus dengan plastik wrap, dan masukkan ke kulkas selama 30 menit.
Panaskan oven hingga 180°C. Olesi loyang pai dengan mentega. Giling adonan dingin, dan lapisi loyang dengannya.
Tusuk-tusuk bagian bawahnya dengan garpu, letakkan kertas roti dan pemberat (atau beras) di atasnya, lalu panggang selama 15 menit (blind baking). Kemudian angkat pemberat, dan panggang lagi selama 5 menit.
Sementara itu, aduk puree chestnut hingga lembut dengan krim dan gula vanila.
Ratakan isian di atas adonan yang sudah dipanggang setengah matang, dan panggang kembali di oven selama 15 menit lagi hingga isian memadat.
Biarkan dingin sepenuhnya di dalam loyang, lalu taburi dengan gula halus sebelum disajikan.
FAQ Resep
Bahan
- 250 g Tepung terigu
- 150 g Mentega (dingin, potong dadu)
- 100 g Gula halus
- 2 buah Kuning telur
- 300 g Puree chestnut
- 200 ml Krim kental (whipping cream)
- 10 g Gula vanila
- 5 g Baking powder
- 1 jumput Garam
- 2 g Gula halus (untuk hiasan)
- 10 g Mentega (untuk mengoles loyang)