Pai chestnut

Pertemuan adonan renyah (shortcrust/linzer) dan chestnut yang lembut dalam resep ini adalah tentang permainan tekstur. Rahasia adonannya adalah 'teknik meremas', yang mencegah mentega meleleh sepenuhnya ke dalam tepung sebelum dipanggang. Dengan demikian, pulau-pulau lemak kecil tetap ada dalam adonan, yang berubah menjadi uap saat dipanggang, menciptakan struktur berlapis dan renyah.
🕒 Persiapan 30 menit
🍳 Memasak 35 menit
Total Waktu 1 jam 35 menit
🍽️ Porsi 8 porsi
🔥 Kalori 480 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Loyang pai (sekitar 24 cm)
  • Gilingan adonan
  • Biji-bijian untuk pemberat (untuk blind baking)
  • Kertas roti
  • Mangkuk besar

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Campur tepung dengan baking powder, garam, dan gula halus. Tambahkan mentega dingin, dan remas dengan gerakan cepat hingga bertekstur seperti pasir basah.

Tips: Panas tangan Anda bisa melelehkan mentega, jadi kerjakan dengan cepat, atau gunakan food processor. Jika mentega meleleh saat diuleni, adonan tidak akan renyah.
2

Tambahkan kuning telur, dan uleni adonan menjadi bola. Bungkus dengan plastik wrap, dan masukkan ke kulkas selama 30 menit.

Tips: Selama pendinginan, mentega memadat kembali (mengkristal), dan tepung terhidrasi, sehingga adonan lebih mudah digiling dan tidak terlalu menyusut saat dipanggang.
3

Panaskan oven hingga 180°C. Olesi loyang pai dengan mentega. Giling adonan dingin, dan lapisi loyang dengannya.

Tips: Saat menggiling, taburi permukaan dengan tepung, tapi jangan berlebihan, karena banyak tepung tambahan akan mengeringkan adonan.
4

Tusuk-tusuk bagian bawahnya dengan garpu, letakkan kertas roti dan pemberat (atau beras) di atasnya, lalu panggang selama 15 menit (blind baking). Kemudian angkat pemberat, dan panggang lagi selama 5 menit.

Tips: Pemberat mencegah bagian bawah adonan menggelembung karena uap yang dihasilkan, dan memastikan bentuk yang rata.
5

Sementara itu, aduk puree chestnut hingga lembut dengan krim dan gula vanila.

Tips: Tambahkan krim dalam keadaan cair, tidak perlu dikocok di sini, tujuannya adalah krim kental yang bisa dipanggang.
6

Ratakan isian di atas adonan yang sudah dipanggang setengah matang, dan panggang kembali di oven selama 15 menit lagi hingga isian memadat.

Tips: Protein dan pati dalam isian akan mengikat karena panas (koagulasi/gelatinisasi), sehingga bisa dipotong.
7

Biarkan dingin sepenuhnya di dalam loyang, lalu taburi dengan gula halus sebelum disajikan.

Tips: Saat panas, adonan rapuh dan isian lunak. Pendinginan sangat penting untuk mendapatkan potongan yang rapi.

FAQ Resep

Mengapa adonan menjadi keras?
Mungkin Anda menguleninya terlalu lama, dan kandungan gluten tepung menguat, atau menteganya hangat. Adonan linzer harus dikerjakan dengan cepat dan tangan dingin.
Mengapa bagian bawahnya basah?
Anda tidak memanggangnya terlebih dahulu (blind baking), atau isiannya terlalu basah. Blind baking membentuk kerak yang melindungi adonan.

Bahan

  • 250 g Tepung terigu
  • 150 g Mentega (dingin, potong dadu)
  • 100 g Gula halus
  • 2 buah Kuning telur
  • 300 g Puree chestnut
  • 200 ml Krim kental (whipping cream)
  • 10 g Gula vanila
  • 5 g Baking powder
  • 1 jumput Garam
  • 2 g Gula halus (untuk hiasan)
  • 10 g Mentega (untuk mengoles loyang)