- Semolina menggumpal menjadi satu blok, kenapa?
- Lemaknya kurang, atau Anda menuangkan air terlalu cepat tanpa mengaduk. Butiran yang disangrai harus 'dikejutkan' dengan air, dan segera diaduk.
- Terlalu kering.
- Tambahkan sedikit lagi air rebusan pasta, itu membantu membuatnya lebih saus.
Pasta Semolina
Hidangan ini adalah permainan tekstur: semolina (gandum durhum kasar) yang disangrai mendapatkan rasa kacang yang penuh selama reaksi Maillard, lalu membengkak dan menjadi lunak saat disiram air, namun tetap mempertahankan karakter butirannya. Saat dicampur dengan pasta rebus yang lunak, kita mendapatkan hidangan yang mengenyangkan, sederhana, namun kompleks rasanya, yang disempurnakan oleh keasaman selai aprikot atau manisnya gula bubuk.
Bahan-bahan
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci besar untuk merebus pasta
- Wajan lebar atau panci untuk semolina
- Sendok kayu
Informasi Alergen
Cara Membuat
Rebus air untuk pasta. Jika sudah mendidih, beri garam, dan rebus pasta sesuai waktu yang tertera pada kemasan.
Sementara itu, di wajan lebar, panaskan minyak, dan tuangkan semolina.
Dengan api sedang, sangrai semolina sambil terus diaduk hingga cokelat keemasan gelap.
Angkat dari api, dan tuangkan air panas dengan hati-hati, lalu segera aduk dan tutup.
Biarkan semolina selama 5-10 menit di bawah tutup, lalu gemburkan dengan garpu.
Campurkan pasta yang sudah ditiriskan dengan semolina. Sajikan dengan selai atau gula bubuk.
FAQ Resep
Bahan
- 500 g Pasta kering (mis. pasta kotak atau mie)
- 200 g Semolina (Gandum kasar)
- 3 sdm Minyak
- 300 ml Air panas
- 1 jumput Garam
- 1 sesuai selera Selai aprikot atau gula bubuk (untuk penyajian)