Pizza al Boscaiolo

'Boscaiolo' berarti 'ala penebang kayu', yang dalam masakan Italia identik dengan rasa hutan: jamur, daging asap, dan rempah-rempah. Pizza ini bukan tentang dominasi saus tomat, tetapi tentang harmoni rasa tanah dan asap. Rahasianya terletak pada persiapan jamur: jika ditaruh mentah di pizza, akan mengeluarkan air, tetapi jika ditumis dulu akan menjadi bom rasa yang terkonsentrasi.
🕒 Persiapan 20 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 1 jam 40 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 780 kkal
🌍 Masakan Italia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Mangkuk besar: Untuk menguleni adonan dengan nyaman.
  • Wajan: Untuk menumis topping.
  • Kertas roti dan loyang: Untuk memanggang.

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu

Cara Membuat

1

Hancurkan ragi segar ke dalam air hangat, aduk, dan diamkan selama 5-10 menit, sampai muncul gelembung kecil di atasnya.

Tips: Ini menandakan bahwa ragi aktif dan siap bekerja.
2

Ayak tepung ke dalam mangkuk besar, campurkan garam di dalamnya. Buat lubang di tengahnya, tuangkan air ragi dan minyak zaitun.

Tips: Selalu campurkan garam ke dalam tepung, jangan langsung ke ragi, karena garam pekat bisa menghambat kerja ragi (menarik air).
3

Uleni adonan dengan tangan atau mesin selama 8-10 menit, sampai permukaannya halus dan elastis. Jika ditekan dengan jari, dan adonan 'kembali', berarti sudah siap.

Tips: Selama pengulenan terbentuk struktur kerangka adonan (gluten), yang nantinya akan menahan gas saat fermentasi.
4

Masukkan adonan ke dalam mangkuk yang diolesi minyak tipis, tutup dengan kain lembab, dan biarkan mengembang di tempat hangat selama sekitar 60 menit, sampai ukurannya dua kali lipat.

Tips: Kain lembab mencegah permukaan adonan menjadi kering dan keras.
5

Sementara itu siapkan topping: potong daging sapi asap menjadi irisan, bersihkan jamur dan iris-iris, cincang halus bawang putih.

Tips: Jangan pernah merendam jamur dalam air, karena akan menyerap air. Cukup usap dengan kuas atau tisu dapur basah.
6

Dalam wajan, goreng daging sapi asap sampai renyah, lalu angkat. Di sisa lemaknya, tumis jamur dengan api besar bersama bawang putih dan timi.

Tips: Suhu tinggi dan penumisan awal penting agar air jamur menguap, sehingga tidak akan membasahi adonan pizza saat dipanggang.
7

Panaskan oven ke suhu setinggi mungkin (220-250°C).

Tips: Pizza asli butuh panas kejut agar adonan naik tiba-tiba dan menjadi renyah.
8

Tuang adonan yang sudah mengembang ke permukaan bertabur tepung, bagi menjadi 4 bagian (atau biarkan utuh untuk loyang besar), dan pipihkan tipis dengan menarik-narik tangan atau penggiling adonan.

Tips: Jika ditarik dengan tangan, lebih banyak gelembung udara tertinggal di adonan, sehingga tepinya lebih ringan.
9

Olesi tipis dengan saus tomat, taburi mozzarella, lalu ratakan jamur tumis dan daging sapi asap di atasnya.

Tips: Sedikit kadang lebih baik: jika terlalu penuh, bagian tengah adonan bisa tetap mentah.
10

Panggang dalam oven panas selama 15-20 menit, sampai tepinya cokelat keemasan dan renyah, dan keju berbuih.

Tips: Anda bisa menaruh wadah berisi air di dasar oven, uapnya membantu adonan lebih mengembang.
11

Sebelum disajikan, taburi dengan peterseli cincang segar.

Tips: Rempah hijau segar selalu ditaruh setelah dipanggang untuk menjaga rasa dan warnanya.

FAQ Resep

Mengapa adonan tidak mengembang?
Mungkin raginya sudah tua, atau airnya terlalu panas (membunuh ragi) atau terlalu dingin (tidak membangunkannya).
Bolehkah saya menggunakan jamur kering?
Ya, tapi rendam dulu dalam air hangat, lalu peras sampai bersih dan tumis dengan cara yang sama.

Bahan

  • 500 g Tepung (sebaiknya tepung pizza 00)
  • 300 ml Air hangat kuku
  • 25 g Ragi segar
  • 10 g Garam
  • 30 ml Minyak zaitun
  • 200 ml Saus tomat
  • 200 g Keju Mozzarella
  • 200 g Jamur hutan (misal porcini, chanterelle)
  • 100 g Daging sapi asap (Beef bacon)
  • 2 siung Bawang putih
  • 1 sdt Peterseli segar
  • 1 sdt Timi segar