- Masih alot.
- Usia merpati berpengaruh. Merpati muda cepat masak, yang lebih tua butuh waktu lebih lama (bisa 1,5 jam).
Pörkölt Merpati
Daging merpati berwarna merah tua, padat, dan rasanya mengingatkan pada burung liar. Dulu diberikan kepada orang yang baru sembuh dari sakit karena sangat bergizi. Sekarang ini adalah kelezatan sejati. Karena daging merpati bisa lebih kering daripada ayam, teknik pörkölt (mengukus dalam banyak kuah) adalah cara memasak yang ideal agar tetap empuk.
Bahan-bahan
800
g
Merpati (dibersihkan, potong-potong)
2
buah
Bawang bombay
3
sdm
Lemak bebek (atau minyak goreng)
2
sdm
Paprika bubuk
1
dl
Anggur merah
1
buah
Tomat
1
buah
Paprika
1
sdt
Garam
2
lembar
Daun salam
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Panci
- Gunting unggas
Cara Membuat
1
✓
Persiapan: Potong merpati menjadi 4 bagian. Tumis bawang bombay cincang halus dalam lemak.
Tips: Lemak bebek dan rasa merpati berkerabat, saling melengkapi dengan baik.
2
✓
Dasar Pörkölt: Angkat bawang dari api, campur dengan paprika merah. Tuangkan sedikit air.
Tips: Permulaan klasik: rasa paprika dikeluarkan oleh lemak.
3
✓
Menumis daging: Masukkan potongan merpati. Aduk di atas dasar pörkölt sampai daging 'tertutup'. Tambahkan paprika, tomat, bawang putih, daun salam.
Tips: Daun salam meredam bau merpati yang mungkin terlalu kuat.
4
✓
Mengukus: Tuangkan anggur dan air secukupnya hingga terendam. Masak perlahan di bawah tutup.
Tips: Asam anggur membantu melunakkan serat daging.
5
✓
Pengentalan: Saat daging empuk, buka tutupnya, dan masak kuah hingga kental.
Tips: Kuahnya harus bisa dicocol!
6
✓
Penyajian: Tawarkan dengan tarhonya (pasta butir) atau nokedli.
Tips: Daging harus dihisap dari tulang kecil merpati, ini bukan makanan yang dimakan dengan pisau dan garpu.
FAQ Resep
Bahan
- 800 g Merpati (dibersihkan, potong-potong)
- 2 buah Bawang bombay
- 3 sdm Lemak bebek (atau minyak goreng)
- 2 sdm Paprika bubuk
- 1 dl Anggur merah
- 1 buah Tomat
- 1 buah Paprika
- 1 sdt Garam
- 2 lembar Daun salam