Pretzel Madu

Pretzel madu adalah kue yang benar-benar memanjakan, di mana rasa netral adonan ragi bertemu dengan rasa manis alami madu. Madu dalam adonan tidak hanya memaniskan, tetapi juga memberikan warna cokelat tua yang indah pada kulitnya saat dipanggang, dan membantu menjaga pretzel tetap lembut untuk hari berikutnya (jika ada sisa). Sarapan sempurna dengan secangkir susu atau camilan sore.
🕒 Persiapan 1 jam 35 menit
🍳 Memasak 25 menit
Total Waktu 2 jam
🍽️ Porsi 8 porsi
🔥 Kalori 295 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Mangkuk besar
  • Gelas ukur
  • Loyang
  • Kertas roti
  • Kuas kue

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu

Cara Membuat

1

Larutkan gula dalam air hangat, dan hancurkan ragi ke dalamnya. Diamkan selama 10 menit sampai terbentuk lapisan berbusa di atasnya.

Tips: Gula memberi ragi energi cepat untuk memulai. Jika tidak berbusa, ragi tidak aktif.
2

Ayak tepung ke dalam mangkuk, campurkan garam di dalamnya. (Pengayakan membuat tepung berangin, sehingga adonan menjadi lebih ringan).

Tips: Campur garam dengan tepung, jangan taburkan langsung di atas ragi, karena bisa menghambat pengembangan.
3

Tuangkan ragi yang sudah aktif, susu hangat, madu, dan mentega lunak ke dalam tepung. Uleni menjadi adonan yang halus dan elastis dalam waktu sekitar 10 menit.

Tips: Sifat higroskopis (mengikat air) dari madu dapat membuat adonan lebih lengket, tetapi ini memastikan adonan tetap lembut untuk waktu yang lama setelah dipanggang.
4

Masukkan adonan ke dalam mangkuk, tutup, dan biarkan mengembang di tempat hangat selama sekitar 60 menit sampai ukurannya dua kali lipat.

Tips: Tempat bebas angin adalah yang paling penting. Adonan sudah bagus jika ditekan dengan jari tidak langsung kembali, tetapi lekukan tetap ada.
5

Pindahkan adonan ke papan, bagi menjadi 8 bagian. Gulung batang, dan bentuk pretzel. Letakkan di atas loyang berlapis kertas roti.

Tips: Beri jarak antar pretzel, karena akan mengembang saat dipanggang.
6

Olesi bagian atas pretzel dengan sedikit air, dan taburi banyak biji wijen. Biarkan istirahat di loyang selama 15 menit lagi.

Tips: Istirahat singkat ini melemaskan gluten, sehingga permukaan adonan tidak retak saat dipanggang.
7

Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan 190°C selama 20-25 menit sampai berwarna cokelat keemasan yang indah.

Tips: Karena madu, adonan bisa cokelat lebih cepat daripada adonan roti biasa, jadi awasi oven!
8

Sementara itu, campurkan sisa madu (atau sedikit tambahan) dengan sedikit air hangat agar lebih cair. Olesi pretzel yang baru dikeluarkan dari oven dan masih panas dengan sirup madu ini.

Tips: Pretzel panas menyerap air madu, dan permukaannya menjadi mengkilap dan lengket manis.

FAQ Resep

Bisakah saya menggunakan tepung gandum utuh?
Ya, tapi adonannya akan lebih padat. Ada baiknya mencampurnya setengah-setengah dengan tepung putih.
Adonannya terlalu lengket karena madu.
Ini wajar, madu menarik air. Jangan terlalu banyak tepung, lebih baik bekerja dengan tangan berminyak, agar tetap lembut.
Biji wijen selalu jatuh.
Sebelum menabur, olesi adonan dengan air atau telur, dan tekan sedikit bijinya.

Bahan

  • 500 g Tepung terigu protein sedang (BL55)
  • 25 g Ragi segar (atau 7g kering)
  • 10 g Gula pasir
  • 10 g Garam
  • 200 ml Susu hangat
  • 100 ml Air hangat
  • 50 g Madu
  • 50 g Mentega (lunak, suhu ruang)
  • 30 g Biji wijen