Calzone jahe

Calzone, 'pizza berjalan' Napoli yang terkenal, mengambil perubahan berani dalam resep ini. Aroma jahe yang pedas dan citrus memotong kekayaan lemak keju, menciptakan kontras menyegarkan yang mengejutkan pada awalnya, tetapi membuat ketagihan pada yang kedua. Ini bukan resep Nenek, ini adalah permainan gastronomi modern dengan selera.
🕒 Persiapan 1 jam 20 menit
🍳 Memasak 20 menit
Total Waktu 1 jam 40 menit
🍽️ Porsi 4 porsi
🔥 Kalori 720 kkal
🌍 Masakan Fusi Italia-Asia

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Ayakan
  • Rolling pin
  • Parutan (untuk jahe)
  • Loyang
  • Kuas oles

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Ayak tepung ke dalam mangkuk, dan campurkan ragi kering dan gula. Larutkan garam dalam air hangat.

Tips: Mengayak tepung melonggarkan butiran, sehingga bisa menyerap lebih banyak air, yang menghasilkan tekstur adonan yang lebih baik.
2

Tuangkan air garam dan minyak zaitun ke tepung. Uleni adonan selama 10-15 menit hingga elastis dan mengilap.

Tips: Minyak melapisi serat gluten, membuat adonan lebih mudah dibentuk dan tetap segar lebih lama.
3

Masukkan adonan ke dalam mangkuk, tutup, dan biarkan mengembang pada suhu ruang selama sekitar 60 menit, atau hingga ukurannya dua kali lipat.

Tips: Pengembangan sudah pas jika saat ditekan dengan jari, adonan hanya kembali perlahan.
4

Parut keju dan jahe segar. Campurkan dalam mangkuk dengan rempah-rempah (lada, oregano, basil).

Tips: Jahe segar memiliki rasa yang kuat, jadi campurkan ke keju sesaat sebelum diisi agar tidak membuat basah.
5

Bagi adonan yang sudah mengembang menjadi 4 bagian, dan giling menjadi lingkaran setebal 3-4 mm di permukaan yang ditaburi tepung.

Tips: Jangan menggiling bagian tengah terlalu tipis, karena isian basah bisa merobeknya.
6

Olesi setengah bagian bawah lingkaran adonan tipis-tipis dengan saus tomat (sisakan tepi 2 cm!), lalu tumpuk campuran keju jahe di atasnya.

Tips: Sedikit lebih baik: terlalu banyak saus menghasilkan uap yang bisa 'meledakkan' calzone.
7

Lipat bagian adonan yang kosong di atas isian. Basahi tepinya sedikit dengan jari, lalu tekan kuat-kuat dengan garpu atau pilin adonan kembali.

Tips: Air bekerja sebagai 'lem', melarutkan pati di permukaan, sehingga dua bagian adonan menyatu.
8

Letakkan di loyang yang dialasi kertas roti, olesi dengan telur kocok, dan buat 2-3 irisan kecil di bagian atas dengan pisau tajam.

Tips: 'Cerobong' (irisan) sangat penting: uap internal keluar di sini, sehingga adonan menjadi renyah, bukan seperti direbus.
9

Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan 220°C (api atas-bawah) selama sekitar 18-20 menit, hingga muncul bercak cokelat tua.

Tips: Suhu tinggi tiba-tiba mengangkat adonan (oven spring) dan mengkaramelisasi kulitnya.

FAQ Resep

Isiannya bocor, apa yang salah?
Mungkin Anda tidak menutup tepinya dengan cukup kuat, atau terjadi tekanan uap berlebih. Selalu buat lubang uap di bagian atas!
Bisakah menggunakan tepung gandum utuh?
Ya, tapi tambahkan sedikit lebih banyak air, karena dedak tepung gandum utuh menyerap lebih banyak kelembapan.

Bahan

  • 500 g Tepung pizza (protein tinggi) atau tepung terigu serbaguna
  • 7 g Ragi kering
  • 300 ml Air hangat
  • 30 ml Minyak zaitun extra virgin
  • 10 g Garam
  • 5 g Gula
  • 15 g Jahe segar
  • 150 g Keju Mozzarella tekstur kering (blok)
  • 100 g Keju Cheddar
  • 100 ml Saus tomat kental
  • 1 jumput Lada hitam bubuk segar
  • 1 sdt Oregano kering
  • 1 sdt Basil kering
  • 1 buah Telur (untuk olesan)