Croissant krim lemon inggris

Resep ini adalah pertemuan dua kekuatan besar gastronomi: teknik Prancis (adonan puff) berkencan dengan bintang waktu minum teh Inggris (Lemon Curd). Keasaman krim lemon secara brilian memotong lemak mentega, sehingga hasilnya adalah kue yang berat namun menyegarkan. Membuat adonan puff sendiri adalah permainan kesabaran, tetapi hasilnya tak tertandingi oleh versi toko.
🕒 Persiapan 3 jam
🍳 Memasak 18 menit
Total Waktu 3 jam 18 menit
🍽️ Porsi 8 porsi
🔥 Kalori 420 kkal
🌍 Masakan Fusi Inggris-Prancis

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Penggiling adonan (sebaiknya berat)
  • Kertas roti
  • Kuas kue
  • Pisau tajam atau pemotong pizza
  • Ayakan

Informasi Alergen

⚠️ Gluten
⚠️ Susu
⚠️ Telur

Cara Membuat

1

Campurkan separuh gula ke dalam susu hangat, dan remukkan ragi ke dalamnya. Biarkan berbusa selama 10 menit.

Tips: Jika tidak berbusa, ragi sudah tidak aktif, mulailah lagi dengan ragi segar, jika tidak adonan Anda akan tetap datar.
2

Ayak tepung ke dalam mangkuk, campurkan garam dan sisa gula. Tambahkan susu ragi dan setengah telur kocok (sisihkan setengah lainnya untuk olesan). Uleni adonan.

Tips: Jangan mengulen terlalu lama, hanya sampai halus. Jika Anda mengembangkan terlalu banyak gluten, akan sulit untuk menggilingnya.
3

Bentuk bulat, buat irisan silang di atasnya, dan dinginkan di lemari es selama 1 jam.

Tips: Adonan dingin sangat penting agar mentega tidak segera meleleh di dalamnya.
4

Letakkan mentega dingin di antara dua kertas roti, dan pipihkan dengan memukulnya menggunakan penggiling adonan menjadi persegi sekitar 15x15 cm, lalu masukkan kembali ke lemari es.

Tips: Mentega harus plastis, bisa ditekuk, tetapi tidak meleleh.
5

Giling adonan menjadi bentuk persegi, letakkan mentega di tengah secara diagonal, dan lipat sudut adonan seperti amplop. Giling menjadi bentuk persegi panjang.

Tips: Ini adalah langkah 'laminasi'. Mulai sekarang akan ada lapisan mentega tipis di dalam adonan.
6

Lipat adonan menjadi tiga (seperti surat bisnis). Putar 90 derajat, giling lagi, dan lipat lagi menjadi tiga. Ini adalah dua lipatan. Masukkan ke lemari es selama 30 menit.

Tips: Selama istirahat, gluten menjadi rileks, mentega menjadi dingin kembali. Jika Anda memaksakan penggilingan, adonan akan robek dan mentega akan keluar.
7

Ulangi penggilingan dan pelipatan dua kali lagi (total 4 lipatan), dengan pendinginan di antaranya.

Tips: Setiap lipatan melipatgandakan jumlah lapisan. Uap yang dilepaskan dari mentega di dalam oven akan memisahkan lapisan-lapisan ini [Pengembangan Fisik].
8

Giling adonan jadi setebal 5 mm, potong menjadi segitiga panjang. Letakkan satu sendok teh lemon curd dingin di ujung yang lebar.

Tips: Jangan terlalu banyak, karena krim bergula akan menjadi cair saat dipanggang dan mengalir keluar ke loyang.
9

Gulung segitiga, letakkan di loyang, dan biarkan mengembang pada suhu ruang selama 1 jam. Olesi dengan sisa telur.

Tips: Jika Anda melihat lapisan-lapisannya terpisah dan adonan bergoyang, maka siap untuk dipanggang.
10

Panggang pada suhu 190°C selama 15-18 menit, sampai berwarna cokelat keemasan tua. Biarkan dingin di rak, lalu ayak gula halus di atasnya.

Tips: Taburkan gula hanya pada kue yang sudah dingin, jika tidak gula akan meleleh dan menjadi basah.

FAQ Resep

Mengapa mentega keluar saat menggiling?
Mentega terlalu hangat. Jika Anda merasa adonan melunak, segera masukkan ke dalam lemari es selama 15 menit. Mentega dan adonan harus memiliki konsistensi yang sama.
Mengapa adonan tidak berlapis?
Kemungkinan mentega terlalu panas dan 'meleleh' ke dalam adonan sebelum dipanggang, alih-alih membentuk lapisan. Selalu jaga agar adonan tetap dingin!

Bahan

  • 500 g tepung terigu serbaguna (protein sedang)
  • 25 g ragi segar
  • 50 g gula pasir
  • 10 g garam
  • 250 ml susu hangat kuku
  • 250 g mentega (lemak tinggi, 82%+, dingin)
  • 1 butir telur (untuk adonan dan olesan)
  • 200 g lemon curd (krim lemon, dingin)
  • 20 g gula halus (untuk taburan)