Mangkuk Buddha terong bit

Pertemuan rasa tanah (bit) dan tekstur creamy (terong, alpukat). Kuncinya di sini ada pada persiapan: kita menangani setiap elemen secara terpisah agar menghasilkan bentuk terbaiknya, lalu menyatukannya di piring. Fungsi saus lemon ganda: memberi rasa, dan membantu mencerna sayuran kaya serat.
🕒 Persiapan 20 menit
🍳 Memasak 15 menit
Total Waktu 35 menit
🍽️ Porsi 2 porsi
🔥 Kalori 360 kkal
🌍 Masakan Internasional

Bahan-bahan

Peralatan yang Dibutuhkan

  • Wajan
  • Mangkuk pencampur
  • Talenan

Informasi Alergen

⚠️ Wijen

Cara Membuat

1

Masak quinoa, lalu dinginkan. Potong dadu terong, garami selama 10 menit, lalu keringkan.

Tips: Garam memadatkan daging terong.
2

Goreng terong hingga cokelat keemasan di wajan dengan sedikit minyak.

Tips: Bersabarlah, biarkan satu sisi matang sebelum Anda membaliknya.
3

Iris bit matang dan alpukat. Campur saus (minyak, lemon, bawang putih, garam, lada).

Tips: Kocok saus dalam botol kecil untuk emulsi.
4

Susun mangkuk: quinoa, terong goreng, irisan bit, bayam, alpukat.

Tips: Karena keriuhan warnanya, akan estetis jika Anda tidak mencampurnya, tetapi meletakkannya dalam bagian-bagian.
5

Siram dengan saus, taburi dengan biji wijen dan peterseli.

FAQ Resep

Mengapa terong pahit?
Varietas lama mungkin pahit, tetapi yang sekarang jarang. Penggaraman pasti membantu menghindari ini.
Bisakah saya menyiapkannya dingin?
Hidangan ini sangat baik saat hangat kuku atau dingin, jadi sempurna untuk bekal makan siang.

Bahan

  • 200 g Quinoa
  • 300 g Terong
  • 300 g Bit matang (vakum atau dimasak di rumah)
  • 100 g Bayam segar
  • 1 buah Alpukat
  • 30 ml Minyak zaitun
  • 20 ml Air lemon
  • 1 siung Bawang putih
  • 10 g Peterseli segar
  • 15 g Biji wijen
  • 1 sdt Garam
  • 1 sdt Lada