- Mengapa teh saya menjadi pahit?
- Air terlalu panas (100°C) atau direndam terlalu lama. Daun teh hijau sensitif, 'terbakar' dalam air mendidih.
Teh hijau mint
Di Afrika Utara, teh bukan sekadar minuman, melainkan bentuk cair dari keramahtamahan. Rasa sepat teh hijau, manisnya gula yang banyak, dan kekuatan pendingin mint segar menciptakan keseimbangan yang sempurna. 'Koktail gurun' ini secara paradoks mendinginkan meskipun panas, karena memicu keringat yang mendinginkan tubuh.
Bahan-bahan
2
sdt
Teh hijau (mis. Gunpowder)
500
ml
Air lunak (disaring)
1
genggam
Daun mint segar
2
sdm
Madu atau gula
1
sdt
Air perasan lemon
Daftar Belanja (0)
Peralatan yang Dibutuhkan
- Termometer atau ketel listrik: Untuk pengaturan 80°C.
- Teko teh: Untuk perendaman.
Cara Membuat
1
✓
Didihkan air, lalu biarkan dingin dengan tutup terbuka sekitar 5-8 menit, hingga mencapai 80°C.
Tips: Air mendidih terlalu cepat melarutkan tanin, yang memberikan rasa sepat dan pahit. 80°C adalah kompromi ideal untuk pelarutan rasa dan kafein.
2
✓
Masukkan daun teh ke dalam teko, tuangkan air, dan rendam selama 2-3 menit.
Tips: Waktu sangat penting: terlalu sebentar hambar, terlalu lama pahit.
3
✓
Cuci mint, tepuk-tepuk di telapak tangan, lalu masukkan ke teh bersama pemanis. Biarkan selama 1 menit lagi.
Tips: Dampak fisik (tepukan, remasan) memecahkan dinding sel daun, sehingga minyak atsiri (mentol) lebih mudah keluar.
4
✓
Saring teh, dan beri rasa dengan beberapa tetes air lemon.
Tips: Keasaman lemon bereaksi dengan zat warna teh, membuat minuman menjadi lebih terang (efek indikator pH), dan rasanya juga menyegarkan.
FAQ Resep
Bahan
- 2 sdt Teh hijau (mis. Gunpowder)
- 500 ml Air lunak (disaring)
- 1 genggam Daun mint segar
- 2 sdm Madu atau gula
- 1 sdt Air perasan lemon